TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Suasana haru menyelimuti Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ribuan warga mengantarkan jenazah ulama kharismatik, Almarhum KH. Hasan Basri bin Sahari, ke tempat peristirahatan terakhirnya di TPU Berkah, Selasa (24/02).
Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., tampak hadir langsung di tengah massa untuk menshalatkan dan memberikan penghormatan terakhir.
Ribuan pelayat dari berbagai penjuru daerah terpantau memadati Masjid Agung Al Istiqamah hingga Masjid Pondok Pesantren Al Baqiyatus Shalihat.
Kehadiran massa yang membeludak ini menjadi bukti nyata betapa besarnya kecintaan dan rasa hormat masyarakat terhadap sosok almarhum yang dikenal istiqamah dalam membimbing umat.
Prosesi yang Khidmat dan Penuh Doa
Sejak jenazah disemayamkan, gelombang pelayat tidak putus-putus mendatangi lokasi untuk melaksanakan shalat jenazah. Suasana semakin bergetar saat doa-doa dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan, mengiringi keranda jenazah yang dipikul secara bergantian oleh para santri dan kerabat.
Bupati Anwar Sadat, yang didampingi jajaran pejabat Pemkab Tanjab Barat, turut mengiringi perjalanan terakhir sang ulama. Langkah demi langkah menuju pemakaman diikuti dengan iringan zikir, menciptakan suasana yang sangat khidmat.
Kehilangan Besar bagi Tanjab Barat
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anwar Sadat menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam. Baginya, Almarhum KH. Hasan Basri bukan sekadar tokoh agama, melainkan pilar penting dalam pembinaan keagamaan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
“Almarhum adalah sosok ulama yang sangat istiqamah dalam berdakwah dan memberikan keteladanan di tengah masyarakat. Kepergian beliau adalah kehilangan besar bagi kita semua,” ujar Bupati Anwar Sadat dengan nada haru.
Beliau juga menambahkan bahwa kontribusi almarhum dalam dunia pendidikan Islam dan sosial telah meninggalkan jejak yang mendalam bagi generasi muda, khususnya para santri di Tanjung Jabung Barat.
“Semoga segala amal ibadah Almarhum diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan serta kekuatan,” pungkasnya.
Kepergian KH. Hasan Basri meninggalkan duka mendalam bagi ribuan santri dan masyarakat yang selama ini menjadikan beliau sebagai kompas spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.
Penulis Editor Amir Ote










