Penuh Semangat Persatuan, Ribuan Umat Rayakan Peringatan Dewa Kuan Kong di Kuala Tungkal Ukir Prestasi Nasional, PT BPR Tanggo Rajo Perseroda Sabet Penghargaan “Sangat Bagus” di Yogyakarta Pasar Malam HUT ke-4 PKL-UM Tanjab Barat Berakhir Sukses, Ciptakan Lapangan Kerja dan Berjalan Kondusif Resmi Dilantik Jadi Kadishub Tanjab Barat, Agus Sumantri Siap Akselerasi Visi ‘Berkah Madani’ Bupati Anwar Sadat Lantik Puluhan Pejabat Baru, Warning Keras Fenomena Kebocoran Dokumen ke Media

Home / Tanjab Barat

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:45 WIB

Lebaran Terancam ‘Kering’, Warga Desak Bupati Evaluasi Dirut PDAM Tirta Pengabuan

TANJABBARAT,BULENON NEWS.COM – Keluhan masyarakat terkait pelayanan PDAM Tirta Pengabuan kembali memuncak. Di tengah persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, warga Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) justru harus gigit jari lantaran pasokan air bersih terhenti total sejak malam takbiran.

Kondisi ini memicu gelombang kekecewaan dari warga yang merasa aktivitas ibadah dan persiapan hari raya mereka terganggu secara signifikan.

Jeritan Warga: “Gimana Mau Mandi Salat Id?”

Amir, warga Selempang Merah, Kelurahan Tungkal Ilir, mengungkapkan kegeramannya. Menurutnya, air yang mati seharian membuat persiapan dapur dan kebutuhan rumah tangga lainnya menjadi lumpuh.

“Air mati seharian, kami susah nian. Apalagi sekarang waktunya masak-masak untuk lebaran. Yang paling membingungkan, besok pagi kami mau berangkat Salat Id ke masjid, kalau air mati begini bagaimana mau mandi?” keluh Amirullah dengan nada kesal, Jumat (20/3/2026).

Senada dengan Amir, Yudi, warga Tungkal Ilir lainnya, menilai masalah ini merupakan kegagalan manajemen yang berulang. Ia bahkan secara terbuka meminta Bupati Tanjabbar, Anwar Sadat, untuk mengambil tindakan tegas.

“Bulan puasa kemarin sudah sering mati lama, sekarang di hari penting malah terulang lagi. Kami minta Pak Bupati pecat saja Dirut PDAM. Kalau tidak mampu bekerja, lebih baik diganti,” cetus Yudi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PDAM Tirta Pengabuan belum memberikan penjelasan resmi terkait penyebab teknis matinya aliran air di wilayah Tungkal Ilir dan sekitarnya.

Direktur PDAM Tirta Pengabuan, Ferry Elvianto, memilih bungkam saat dikonfirmasi. Upaya komunikasi yang dilakukan awak media melalui pesan singkat WhatsApp tidak mendapatkan respon, meski dalam status aktif.

Masyarakat menantikan transparansi dan solusi cepat dari penyedia layanan publik tersebut, mengingat air bersih merupakan kebutuhan primer, terlebih di tengah momentum perayaan besar keagamaan.

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Perum Bulog Kuala Tungkal Distribusikan Beras Bantuan PPKM Untuk 15.364 KPM

Tanjab Barat

Launching Ekowisata Sukoharjo, Bupati Jelajah Kampung Kopi Liberika

Tanjab Barat

Anwar Sadat Bersama Pengurus DPD PAN Tanjabbarat Bagikan Takjil

Tanjab Barat

Aliansi Perempuan Berdaya Tanjab Barat Gelar Diskusi Terkait Begal Payudara

Tanjab Barat

Koordinasi Pelaksanaan SSDN, Lemhanas RI Temui Bupati

Tanjab Barat

Hamdani Sebut Rekomendasi ke DPP ketua DPRD Tanjab Barat Sudah Sesuai Aturan Partai

Tanjab Barat

Binmas Polres Tanjabbarat Gelar Jum’at Curhat Dan Minggu Kasih

Tanjab Barat

TMMD Merupakan Contoh Dari Salah Satu Program Lintas Sektoral

You cannot copy content of this page