Menu Makan Gratis Makin “Tipis”, Ahli Gizi SPPG Tanjab Barat Sebut demi Subsidi Silang

- Redaksi

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat kini menjadi sorotan setelah para siswa mulai mengeluhkan berkurangnya variasi menu dibandingkan saat peluncuran awal.

Hal ini mencuat dalam sesi klarifikasi yang digelar di SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Barat, Rabu (25/2/26) siang.

Di hadapan Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Tungkal Empat Kota, sejumlah guru menyampaikan kegelisahan para siswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Siswa mempertanyakan mengapa menu yang dulunya lengkap dan beragam, kini tampak semakin menyusut, termasuk hilangnya susu dari paket harian mereka.

Alasan Subsidi Silang dan Efisiensi

Menanggapi keluhan tersebut, Ahli Gizi SPPG, Darin, memberikan penjelasan mengenai kondisi dapur produksi saat ini. Ia mengakui adanya pengurangan variasi menu, namun hal itu dilakukan sebagai strategi agar program tetap bisa menjangkau seluruh target penerima manfaat.

“Pengurangan variasi menu merupakan langkah yang diambil dengan tujuan melakukan subsidi silang agar program tetap dapat berjalan,” ujar Darin memberikan pembelaan teknis.

Langkah ini disinyalir diambil untuk menjaga stabilitas operasional di tengah dinamika harga bahan pangan dan keterbatasan anggaran yang ada.

Pasokan Susu Alami Kelangkaan

Terkait hilangnya susu dalam paket makanan yang banyak dipertanyakan siswa, Darin menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Ia menjelaskan bahwa kendala utama bukan terletak pada niat pengelola, melainkan pada rantai pasokan bahan baku yang sedang terganggu.

“Kami tidak mendapatkan pasokan dengan porsi yang kami butuhkan, yaitu 4 ribu (porsi). Bahan baku susu saat ini sedang mengalami kelangkaan pasokan,” terangnya secara gamblang.

Komitmen Perbaikan di Tengah Kendala

Meski dihantam kritik terkait kualitas dan kuantitas menu, pihak pengelola SPPG Kelurahan Tungkal Empat Kota menyatakan akan tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik. Pihak sekolah dan tenaga pendidik diharapkan dapat memberikan pengertian kepada para siswa mengenai kondisi darurat pasokan yang sedang terjadi.

Pertemuan klarifikasi ini diharapkan menjadi titik balik bagi pengelola untuk lebih transparan dalam mendistribusikan informasi mengenai perubahan menu di masa mendatang, guna menghindari keresahan di lingkungan sekolah.


Catatan Redaksi: Berita ini merupakan tindak lanjut dari keluhan wali murid dan siswa terkait kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Penulis Editor Tim

Berita Terkait

ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker
Bantuan Dari Karangtaruna Propinsi Jambi, Sejumlah Jurnalis Bergerak di Tengah Kabut Asap, 500 Masker dan Vitamin Dibagikan ke Warga Kuala Tungkal
Kualitas Udara Tanjab Barat Memburuk,ISPU Capai 152 Kategori Tidak Sehat
Sikap Antikritik? Oknum Pegawai RSUD KH Daud Arif Halangi Pers Saat Tim Kemenkes Investigasi Kematian dr. Myta
RSUD Kol. Abundjani Bangko Resmi Buka Layanan Poli Jantung dan Pembuluh Darah, Ini Jadwalnya
Buntut Menu MBG Tak Layak: BGN Jambi Layangkan SP1, Pemkab Bakal Panggil Pengelola!
Skandal MBG di Tanjab Barat: Ketua SPPG Akui Terima Teguran BGN Jambi
Siswa SMPN 4 Kuala Tungkal Tolak Program MBG, Kepsek: “Lihatlah Kondisinya, Tidak Ada yang Bergizi!”
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 09:35 WIB

Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:28 WIB

Breaking News: Pria Sekitar 60 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Hotel STJ Kuala Tungkal

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:26 WIB

Bupati Anwar Sadat Tunjuk Mainiarni Indriana Jadi Plt Sekwan DPRD Tanjab Barat

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:29 WIB

Kebijakan Surat Harga Pasar Tanah Tuai Keberatan, Bapenda Tanjab Barat Tegaskan: Bukan Syarat Mutlak, Tidak Ada Paksaan

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:43 WIB

Bupati Merangin Ikuti Workshop AKPSI dan Sawit Expo 2026 di Jakarta, Perkuat Program B-50

Senin, 29 Juni 2026 - 12:40 WIB

Menuju Birokrasi Modern, Bupati Anwar Sadat Resmi Buka Bimtek ASN Corporate University di Tanjabbar

Senin, 29 Juni 2026 - 11:34 WIB

TKM Tanjab Barat Menanti Kepastian Status, Pemkab: Masih Tunggu Regulasi Pusat

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:56 WIB

Resmi Dilantik Jadi Kadishub Tanjab Barat, Agus Sumantri Siap Akselerasi Visi ‘Berkah Madani’

Berita Terbaru