Babak Baru “Lelang Jabatan” Tanjab Barat: 21 Nama Berebut 5 Kursi Kadis, Camat Dominasi Dinas Ketapang Dukung Asta Cita di Tanjab Barat, Jamal Darmawan Sie: Kesejahteraan Rakyat Harus Jadi Output Utama Sambut Kunjungan Danrem 042/Gapu, Bupati Anwar Sadat Tekankan Sinergi Nyata TNI-Pemda Akselerasi Asta Cita, Bupati Anwar Sadat Perkuat Sinergi Lintas Sektoral Demi Swasembada Pangan Pimpin Sumpah 198 PNS Baru, Wabup Katamso Tekan Target IPM Tinggi dan Birokrasi Digital

Home / Kesehatan

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:00 WIB

Menu Makan Gratis Makin “Tipis”, Ahli Gizi SPPG Tanjab Barat Sebut demi Subsidi Silang

TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat kini menjadi sorotan setelah para siswa mulai mengeluhkan berkurangnya variasi menu dibandingkan saat peluncuran awal.

Hal ini mencuat dalam sesi klarifikasi yang digelar di SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Barat, Rabu (25/2/26) siang.

Di hadapan Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Tungkal Empat Kota, sejumlah guru menyampaikan kegelisahan para siswa.

Siswa mempertanyakan mengapa menu yang dulunya lengkap dan beragam, kini tampak semakin menyusut, termasuk hilangnya susu dari paket harian mereka.

Alasan Subsidi Silang dan Efisiensi

Menanggapi keluhan tersebut, Ahli Gizi SPPG, Darin, memberikan penjelasan mengenai kondisi dapur produksi saat ini. Ia mengakui adanya pengurangan variasi menu, namun hal itu dilakukan sebagai strategi agar program tetap bisa menjangkau seluruh target penerima manfaat.

“Pengurangan variasi menu merupakan langkah yang diambil dengan tujuan melakukan subsidi silang agar program tetap dapat berjalan,” ujar Darin memberikan pembelaan teknis.

Langkah ini disinyalir diambil untuk menjaga stabilitas operasional di tengah dinamika harga bahan pangan dan keterbatasan anggaran yang ada.

Pasokan Susu Alami Kelangkaan

Terkait hilangnya susu dalam paket makanan yang banyak dipertanyakan siswa, Darin menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Ia menjelaskan bahwa kendala utama bukan terletak pada niat pengelola, melainkan pada rantai pasokan bahan baku yang sedang terganggu.

“Kami tidak mendapatkan pasokan dengan porsi yang kami butuhkan, yaitu 4 ribu (porsi). Bahan baku susu saat ini sedang mengalami kelangkaan pasokan,” terangnya secara gamblang.

Komitmen Perbaikan di Tengah Kendala

Meski dihantam kritik terkait kualitas dan kuantitas menu, pihak pengelola SPPG Kelurahan Tungkal Empat Kota menyatakan akan tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik. Pihak sekolah dan tenaga pendidik diharapkan dapat memberikan pengertian kepada para siswa mengenai kondisi darurat pasokan yang sedang terjadi.

Pertemuan klarifikasi ini diharapkan menjadi titik balik bagi pengelola untuk lebih transparan dalam mendistribusikan informasi mengenai perubahan menu di masa mendatang, guna menghindari keresahan di lingkungan sekolah.


Catatan Redaksi: Berita ini merupakan tindak lanjut dari keluhan wali murid dan siswa terkait kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Cara Memilih Produk Skincare di Online dan Tidak Bikin Boncos

Kesehatan

RSUD Kol. Abundjani Bangko Resmi Buka Layanan Poli Jantung dan Pembuluh Darah, Ini Jadwalnya

Kesehatan

Meriahkan HUT Tanjab Barat Ke 57, Dinkes Akan Gelar Sunatan Massal Gratis

Kesehatan

Skandal MBG di Tanjab Barat: Ketua SPPG Akui Terima Teguran BGN Jambi

Kesehatan

Siswa SMPN 4 Kuala Tungkal Tolak Program MBG, Kepsek: “Lihatlah Kondisinya, Tidak Ada yang Bergizi!”

Kesehatan

Datang Tanpa Permintaan Pengadaan Alat USG di Puskesmas Tidak Bisa Digunakan, Pejabat Dinkes Saling Lempar Tanggung Jawab

Kesehatan

RSUD Kuala Tungkal Diduga Lalai Berikan Dokumen Rujukan, Pasien Terhambat Lakukan Operasi di Jambi

Kesehatan

HKN ke-61 di Tanjabbar: Pemkab Dorong Transformasi Layanan Kesehatan Berkualitas, Kadinkes Ajak Perkuat Komitmen!

You cannot copy content of this page