Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi Bantuan Dari Karangtaruna Propinsi Jambi, Sejumlah Jurnalis Bergerak di Tengah Kabut Asap, 500 Masker dan Vitamin Dibagikan ke Warga Kuala Tungkal

Home / Kesehatan

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:00 WIB

Menu Makan Gratis Makin “Tipis”, Ahli Gizi SPPG Tanjab Barat Sebut demi Subsidi Silang

TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat kini menjadi sorotan setelah para siswa mulai mengeluhkan berkurangnya variasi menu dibandingkan saat peluncuran awal.

Hal ini mencuat dalam sesi klarifikasi yang digelar di SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Barat, Rabu (25/2/26) siang.

Di hadapan Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Tungkal Empat Kota, sejumlah guru menyampaikan kegelisahan para siswa.

Siswa mempertanyakan mengapa menu yang dulunya lengkap dan beragam, kini tampak semakin menyusut, termasuk hilangnya susu dari paket harian mereka.

Alasan Subsidi Silang dan Efisiensi

Menanggapi keluhan tersebut, Ahli Gizi SPPG, Darin, memberikan penjelasan mengenai kondisi dapur produksi saat ini. Ia mengakui adanya pengurangan variasi menu, namun hal itu dilakukan sebagai strategi agar program tetap bisa menjangkau seluruh target penerima manfaat.

“Pengurangan variasi menu merupakan langkah yang diambil dengan tujuan melakukan subsidi silang agar program tetap dapat berjalan,” ujar Darin memberikan pembelaan teknis.

Langkah ini disinyalir diambil untuk menjaga stabilitas operasional di tengah dinamika harga bahan pangan dan keterbatasan anggaran yang ada.

Pasokan Susu Alami Kelangkaan

Terkait hilangnya susu dalam paket makanan yang banyak dipertanyakan siswa, Darin menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Ia menjelaskan bahwa kendala utama bukan terletak pada niat pengelola, melainkan pada rantai pasokan bahan baku yang sedang terganggu.

“Kami tidak mendapatkan pasokan dengan porsi yang kami butuhkan, yaitu 4 ribu (porsi). Bahan baku susu saat ini sedang mengalami kelangkaan pasokan,” terangnya secara gamblang.

Komitmen Perbaikan di Tengah Kendala

Meski dihantam kritik terkait kualitas dan kuantitas menu, pihak pengelola SPPG Kelurahan Tungkal Empat Kota menyatakan akan tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik. Pihak sekolah dan tenaga pendidik diharapkan dapat memberikan pengertian kepada para siswa mengenai kondisi darurat pasokan yang sedang terjadi.

Pertemuan klarifikasi ini diharapkan menjadi titik balik bagi pengelola untuk lebih transparan dalam mendistribusikan informasi mengenai perubahan menu di masa mendatang, guna menghindari keresahan di lingkungan sekolah.


Catatan Redaksi: Berita ini merupakan tindak lanjut dari keluhan wali murid dan siswa terkait kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Terkait Dugaan Minuman Sarang Walet Kadaluarsa Dari PT.BS Pihak Balai POM Jambi Segera Bertindak

Kesehatan

Datang Tanpa Permintaan Pengadaan Alat USG di Puskesmas Tidak Bisa Digunakan, Pejabat Dinkes Saling Lempar Tanggung Jawab

Kesehatan

HKN ke-61 di Tanjabbar: Pemkab Dorong Transformasi Layanan Kesehatan Berkualitas, Kadinkes Ajak Perkuat Komitmen!

Kesehatan

Mapala STAI An – Nadwah Kuala Tungkal Bagikan Tong Sampah Kemasyarakat

Kesehatan

Dinkes Tanjab Barat Himbau Masyarakat Waspadai Cacar Monyet

Kesehatan

Nyaris Ambruk,Waka DPRD Tanjab Barat Akan Usulkan Perbaikan Puskesdes Sungsang

Kesehatan

Bupati Tanjab Barat, Anwar Sadat, Sambangi RS KH. Daud Arif, Berikan Doa dan Semangat bagi Pasien yang Dirawat

Kesehatan

Cara Memilih Produk Skincare di Online dan Tidak Bikin Boncos

You cannot copy content of this page