Lapor Pak Bupati! Proyek Pengaman Pantai di Muara Sebrang Diduga Mangkrak, Janji Alat Berat Hanya PHP
TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Ratusan petani di Desa Muara Sebrang, Kecamatan Sebrang Kota, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), kini hidup dalam kecemasan. Musababnya, tanggul penahan air yang baru selesai dibangun di Parit Hajar RT 3 desa mereka jebol sejak hampir sebulan lalu dan hingga kini belum tersentuh perbaikan.
Ironisnya, kegagalan proyek infrastruktur ini membawa dampak pahit: area perkebunan terendam total, menyebabkan panen kelapa warga gagal seratus persen.
“Belum bang masyarakat tak bisa panen kelapanya bang. Kami pikirkan anak-anak kami mau makan apa?” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan kepada media, Senin (24/11/2025).
Jeritan Petani dan Ancaman Gagal Panen Permanen
Kerusakan tanggul yang sudah terjadi sejak selama sebulan ini membuat air laut atau sungai bebas masuk dan merendam pohon kelapa yang menjadi sumber utama penghidupan warga.
“Pohon kelapa kami terancam mati permanen kalau terus-terusan terendam. Ini bukan hanya soal rugi panen, tapi biaya hidup dan sekolah anak-anak kami terancam karena tidak ada pemasukan,” keluhnya.
Warga mengaku merasa diabaikan dan bosan karena janji-janji perbaikan dari kontraktor dan pengawas proyek tak pernah terealisasi. Mereka telah menunggu kedatangan alat berat amfibi yang dijanjikan, namun hanya berujung harapan palsu (PHP).
Saat dikonfirmasi oleh rekan media searah.co, Pengawas Proyek Tanggul di Desa Muara Sebrang, Purwanto, memberikan respons yang sangat minim. Ia hanya berdalih bahwa perbaikan masih dalam proses “Nunggu alat amfibi.”
Namun, ketika didesak mengenai kepastian waktu kapan alat berat itu akan tiba dan memulai perbaikan, Purwanto memilih untuk tidak merespons lagi konfirmasi dari awak media. Sikap ini memperkuat dugaan masyarakat tentang ketidakseriusan penanganan proyek yang telah menelan biaya besar ini.
Desakan Terbuka untuk Bupati Anwar Sadat
Masyarakat Desa Muara Sebrang kini berharap penuh kepada pimpinan daerah. Mereka secara terbuka menyampaikan laporannya kepada Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, agar segera turun tangan menyelesaikan masalah tanggul jebol yang sudah berlarut-larut ini.
Warga berharap Bupati dapat menekan pihak kontraktor untuk bertanggung jawab penuh, sebab proyek yang seharusnya melindungi dan membawa manfaat, kini justru menjadi sumber kesengsaraan massal bagi petani di Desa Muara Sebrang.
Penulis Editor Tim









