Bupati Anwar Sadat Tunjuk Mainiarni Indriana Jadi Plt Sekwan DPRD Tanjab Barat Gelar Pertemuan Tertutup 1 Jam, Fasha dan Anwar Sadat Beri Sinyal “Masa Depan” Pilgub Jambi KUA-PPAS APBD 2027 Belum Temui Titik Sepakat, DPRD Tanjab Barat Tunda Paripurna dan Minta Pembahasan Dilanjutkan Kebijakan Surat Harga Pasar Tanah Tuai Keberatan, Bapenda Tanjab Barat Tegaskan: Bukan Syarat Mutlak, Tidak Ada Paksaan Wujudkan Pendidikan Merata, Pemkab Tanjab Barat Siapkan Seragam Gratis di Awal Agustus untuk Peserta Didik Baru

Home / Daerah

Senin, 24 November 2025 - 10:56 WIB

NYARIS SEBULAN! Tanggul Jebol di Tanjabbar, Ribuan Pohon Kelapa Terancam Mati, Warga Menjerit: “Anak Kami Mau Makan Apa?”

Lapor Pak Bupati! Proyek Pengaman Pantai di Muara Sebrang Diduga Mangkrak, Janji Alat Berat Hanya PHP

TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Ratusan petani di Desa Muara Sebrang, Kecamatan Sebrang Kota, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), kini hidup dalam kecemasan. Musababnya, tanggul penahan air yang baru selesai dibangun di Parit Hajar RT 3 desa mereka jebol sejak hampir sebulan lalu dan hingga kini belum tersentuh perbaikan.

Ironisnya, kegagalan proyek infrastruktur ini membawa dampak pahit: area perkebunan terendam total, menyebabkan panen kelapa warga gagal seratus persen.

“Belum bang masyarakat tak bisa panen kelapanya bang. Kami pikirkan anak-anak kami mau makan apa?” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan kepada media, Senin (24/11/2025).

Jeritan Petani dan Ancaman Gagal Panen Permanen

Baca Juga  Polsek Ukui Himbau Masyarakat Untuk Terus Pasang dan Kibarkan Bendera Merah Putih Selama Bulan Agustus

Kerusakan tanggul yang sudah terjadi sejak selama sebulan ini membuat air laut atau sungai bebas masuk dan merendam pohon kelapa yang menjadi sumber utama penghidupan warga.

“Pohon kelapa kami terancam mati permanen kalau terus-terusan terendam. Ini bukan hanya soal rugi panen, tapi biaya hidup dan sekolah anak-anak kami terancam karena tidak ada pemasukan,” keluhnya.

Warga mengaku merasa diabaikan dan bosan karena janji-janji perbaikan dari kontraktor dan pengawas proyek tak pernah terealisasi. Mereka telah menunggu kedatangan alat berat amfibi yang dijanjikan, namun hanya berujung harapan palsu (PHP).

Saat dikonfirmasi oleh rekan media searah.co, Pengawas Proyek Tanggul di Desa Muara Sebrang, Purwanto, memberikan respons yang sangat minim. Ia hanya berdalih bahwa perbaikan masih dalam proses “Nunggu alat amfibi.”

Baca Juga  Polsek Kerumutan Patroli Bersama Tim PT. Lembah Subur, Antisipasi Karhutla dan Cek Embung Air

Namun, ketika didesak mengenai kepastian waktu kapan alat berat itu akan tiba dan memulai perbaikan, Purwanto memilih untuk tidak merespons lagi konfirmasi dari awak media. Sikap ini memperkuat dugaan masyarakat tentang ketidakseriusan penanganan proyek yang telah menelan biaya besar ini.

Desakan Terbuka untuk Bupati Anwar Sadat

Masyarakat Desa Muara Sebrang kini berharap penuh kepada pimpinan daerah. Mereka secara terbuka menyampaikan laporannya kepada Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, agar segera turun tangan menyelesaikan masalah tanggul jebol yang sudah berlarut-larut ini.

Warga berharap Bupati dapat menekan pihak kontraktor untuk bertanggung jawab penuh, sebab proyek yang seharusnya melindungi dan membawa manfaat, kini justru menjadi sumber kesengsaraan massal bagi petani di Desa Muara Sebrang.

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Meraingin

M. Yani Tampung Aspirasi Masyarakat Batang Masumai Melalui Reses DPRD Ke 2 Dapil 1 Merangin

Daerah

Lagi,Bupati Pelalawan Bagikan Bantuan langsung Tunai Secara Simbolis Kepada Masyarakat Di Kelurahan Sorek Satu

Meraingin

Pemuda Desa Bukit Beringin Ikuti Penyuluhan Dari Sat Lantas Polres Merangin

Meraingin

Gerak Cepat, Nilwan Yahya Datangi Posko Penyelamatan Kapolda di Desa Tamiai

Meraingin

Sejumlah Wartawan Tanjab Barat Terima Vaksin Tahap Pertama

DPRD

Fraksi PKB Minta BKPSDMD Merangin Segera Tuntaskan Pengangkatan R2–R3

Berita

Wow..! Pihak Kejari Resmi Tahan Anggota Dewan, Kasus Maling Sawit

Tanjab Barat

Breakingnews!!!Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Warga Mengapung Di Pelabuhan TPI Kualatungkal

You cannot copy content of this page