Babak Baru “Lelang Jabatan” Tanjab Barat: 21 Nama Berebut 5 Kursi Kadis, Camat Dominasi Dinas Ketapang Dukung Asta Cita di Tanjab Barat, Jamal Darmawan Sie: Kesejahteraan Rakyat Harus Jadi Output Utama Sambut Kunjungan Danrem 042/Gapu, Bupati Anwar Sadat Tekankan Sinergi Nyata TNI-Pemda Akselerasi Asta Cita, Bupati Anwar Sadat Perkuat Sinergi Lintas Sektoral Demi Swasembada Pangan Pimpin Sumpah 198 PNS Baru, Wabup Katamso Tekan Target IPM Tinggi dan Birokrasi Digital

Home / Daerah

Senin, 24 November 2025 - 10:56 WIB

NYARIS SEBULAN! Tanggul Jebol di Tanjabbar, Ribuan Pohon Kelapa Terancam Mati, Warga Menjerit: “Anak Kami Mau Makan Apa?”

Lapor Pak Bupati! Proyek Pengaman Pantai di Muara Sebrang Diduga Mangkrak, Janji Alat Berat Hanya PHP

TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Ratusan petani di Desa Muara Sebrang, Kecamatan Sebrang Kota, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), kini hidup dalam kecemasan. Musababnya, tanggul penahan air yang baru selesai dibangun di Parit Hajar RT 3 desa mereka jebol sejak hampir sebulan lalu dan hingga kini belum tersentuh perbaikan.

Ironisnya, kegagalan proyek infrastruktur ini membawa dampak pahit: area perkebunan terendam total, menyebabkan panen kelapa warga gagal seratus persen.

“Belum bang masyarakat tak bisa panen kelapanya bang. Kami pikirkan anak-anak kami mau makan apa?” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan kepada media, Senin (24/11/2025).

Jeritan Petani dan Ancaman Gagal Panen Permanen

Baca Juga  Wartawan Tewas Terbunuh, Media BULENONnews.com Riau Kecam Keras, Minta Polisi Usut Tuntas Pelaku

Kerusakan tanggul yang sudah terjadi sejak selama sebulan ini membuat air laut atau sungai bebas masuk dan merendam pohon kelapa yang menjadi sumber utama penghidupan warga.

“Pohon kelapa kami terancam mati permanen kalau terus-terusan terendam. Ini bukan hanya soal rugi panen, tapi biaya hidup dan sekolah anak-anak kami terancam karena tidak ada pemasukan,” keluhnya.

Warga mengaku merasa diabaikan dan bosan karena janji-janji perbaikan dari kontraktor dan pengawas proyek tak pernah terealisasi. Mereka telah menunggu kedatangan alat berat amfibi yang dijanjikan, namun hanya berujung harapan palsu (PHP).

Saat dikonfirmasi oleh rekan media searah.co, Pengawas Proyek Tanggul di Desa Muara Sebrang, Purwanto, memberikan respons yang sangat minim. Ia hanya berdalih bahwa perbaikan masih dalam proses “Nunggu alat amfibi.”

Baca Juga  Polsek Kerumutan Patroli Bersama Tim PT. Lembah Subur, Antisipasi Karhutla dan Cek Embung Air

Namun, ketika didesak mengenai kepastian waktu kapan alat berat itu akan tiba dan memulai perbaikan, Purwanto memilih untuk tidak merespons lagi konfirmasi dari awak media. Sikap ini memperkuat dugaan masyarakat tentang ketidakseriusan penanganan proyek yang telah menelan biaya besar ini.

Desakan Terbuka untuk Bupati Anwar Sadat

Masyarakat Desa Muara Sebrang kini berharap penuh kepada pimpinan daerah. Mereka secara terbuka menyampaikan laporannya kepada Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, agar segera turun tangan menyelesaikan masalah tanggul jebol yang sudah berlarut-larut ini.

Warga berharap Bupati dapat menekan pihak kontraktor untuk bertanggung jawab penuh, sebab proyek yang seharusnya melindungi dan membawa manfaat, kini justru menjadi sumber kesengsaraan massal bagi petani di Desa Muara Sebrang.

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Meraingin

PETI Karang Berahi Terus Berlanjut, As’ad : Saya Kecewa Dengan Whatsapp Bupati Merangin

Peristiwa

BREAKING NEWS..! Kebakaran Hebat Kembali Melalap Kota Kuala Tungkal

Meraingin

H Mukti : Pj Bupati dan Sekda Merangin Baik-baik Saja

DPRD

Dewan Minta Pemkab Kaji Ulang Kontrak PetroChina

Tanjab Barat

Kapolres Antar Hewan Qurban Titipan Dari Hamba Allah Ke Desa Terisolir

Tanjab Barat

SMAN 1 Mulai Belajar Mengajar Tatap Muka

Tanjab Barat

Perjuangan Komisi lll DPRD Tanjabbar Perbaiki Jalan Lintas Senyerang Membuahkan Hasil

Tanjab Barat

Safrial Pimpin Sidang Panitia Pertimbangan Landreform Progaram Retribusi Tanah

You cannot copy content of this page