Warga Merlung Curhat ke Anggota DPRD Tanjabbar,Dudi Purwadi:Dicatat Sebagai Prioritas. Tonggak Baru Kejari Tanjab Barat: Tiga Kasi Resmi Berganti, Kajari Tekankan Adaptasi Cepat Era KUHP Baru Tren Pernikahan 2026 Memuncak, Tiga Vendor Lokal Jambi Luncurkan Paket ‘Bundling’ Hemat di WTC Batanghari Terpilih Aklamasi, Faizal Riza Pimpin Dekopinwil Jambi 2026-2031: Fokus Kawal Koperasi Merah Putih Perebutan Juara di Alun-Alun Kuala Tungkal: 12 Kelas Bergengsi Hiasi UAS Cup Berkah Madani 2026

Home / Tanjab Barat

Rabu, 30 Maret 2022 - 21:03 WIB

Terkait Piutang RSU Daerah Kualatungkal Milliaran Rupiah Di Duga Akibat Klaim BPJS

TANJABBARAT-BULENONNEWS.COM,  Terkait Pemberitaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) diberbagai media lokal Kualatungkal yang membuat masyarakat bertanya- tanya.apa iya pihak RSUD kita terhutang dengan pihak ketiga dalam hal ini penyuple (suplier) obat-obatan serta tertundanya honor tenaga medis.

dr Elfris Syahril yang dikompirmasi bulenonnews via WhatsApp menyebutkan,”Benar bahwa BLUD Rumah Sakit Umum Daerah KH.Daud Arif Kuala Tungkal memiliki hutang sebesar 20 Milliard kepada pihak ke tiga.

Direktur RS pada saat itu dia dr. Elfis memberikan keterangan,hutang Miliar tersebut akan terlunasi jika klaim BPJS sudah di bayarkan ke pihak Rumah Sakit.

Baca Juga  Tak Mau Dihotel, Bupati Merangin Memilih Nginap Dirumah Warga Kuala Tungkal Dampingi Kafilah

“Rumah Sakit kan Badan Layanan Umum Daerah, BLUD kita ini medapatkan penghasilan dari rumah sakit itu sendiri. penghasilan dari BPJS, pasien umum dan pasien asuransi lain. 80-90% itu dari BPJS pasien di rumah sakit kita, “Nah kan uangnya tidak masuk setiap bulan, tergantung klaim kita ke BPJS, kalo OK kata BPJS baru di bayarkan.” Terang dr Elfris.p

Ditambahkanya lagi,”perlu di ketahui, pengklaiman itu membutuhkan proses dan melibatkan banyak orang di RS. Mekanismenya mulai dari unit-unit di RS poli rawat jalan /rawat inap/unit gawat darurat kemudian naik kebagian pengcodingan lanjut ke tim verifikasi internal RS dan di teruskan ke bgian klaim, setelah itu di serahkan ke pihak BPJS untuk di verifikasi dokumen klaim tersebut. Jika dinyatakan belum lengkap oleh BPJS maka dokumen pengklaiman tersebut dipastikan kembali ke pihak Rumah Sakit untuk di lengkapi.

Baca Juga  Uji Swab 46 Petugas Medis RSUD KH. Daud Arif Negatif, Pelayanan IGD Dibuka Kembali

Kemudian sebaliknya,”jika dokumen pengklaiman pihak RS dinyatakan lengkap maka dana tersebut dipastikan cair dan klier.”Jelas Elfris.

Diamininya,memang proses pengklaiman tersebut terlambat sehingga berdampak kepada keterlambatan pembayaran,kemudian uang masuk pun lambat,kita juga bersyukur ada pihak ketiga yang mau ngutangi kita.”Tutupnya.

JURNALIS:MARDAN BULENON

EDITOR:MARDAN HASIBUAN

 

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Kapolres Tanjabbar Pimpin Pemakaman Jenzah Pasien Suspek

Tanjab Barat

Pemkab Tanjab Barat Siapkan Perda Protokol Kesehatan Wajib Masker dan Sanksi

Tanjab Barat

PDAM Mati,Warga Kuala Tungkal Keluhkan Sulit Mendapatkan Air Bersih

Tanjab Barat

Sempat Kosong, Dinkes Tanjab Barat Terima Vaksin Dosis Kedua

Tanjab Barat

Kejari Tanjab Barat Pertama Kali Lakukan Restorativ Justice Yang Mengacu Pada Peraturan Kejari RI Nomor 15 Tahun 2020

Tanjab Barat

Bupati Dampingi Pjs Gubernur Jambi Tinjau Gudang Logistik KPUD Tanjab Barat.

Tanjab Barat

Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Polsek Tungkal Ilir Gencar Operasi Yustisi

Tanjab Barat

Kodim 0419/Tanjab Lakukan Vaksinasi Massal Dosis Kedua

You cannot copy content of this page