Udara Tanjab Barat Memburuk, HIPMI Bagikan 2.000 Masker untuk Pelajar dan Masyarakat 3 Pekan Lamban? Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Tanjabbar Masih Bebas Menghirup Udara Segar Fraksi Gerindra Sorot Kinerja PDAM Tirta Pengabuan: Jangan Terus Berpola Tambal Sulam Kericuhan Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Pembahasan Hibah KONI Rp1 Miliar Diduga Jadi Pemicu Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Warnai Lempar Palu Sidang dan Banting Meja, Rapat Sempat Diskors

Home / Tanjab Barat

Rabu, 30 Maret 2022 - 21:03 WIB

Terkait Piutang RSU Daerah Kualatungkal Milliaran Rupiah Di Duga Akibat Klaim BPJS

TANJABBARAT-BULENONNEWS.COM,  Terkait Pemberitaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) diberbagai media lokal Kualatungkal yang membuat masyarakat bertanya- tanya.apa iya pihak RSUD kita terhutang dengan pihak ketiga dalam hal ini penyuple (suplier) obat-obatan serta tertundanya honor tenaga medis.

dr Elfris Syahril yang dikompirmasi bulenonnews via WhatsApp menyebutkan,”Benar bahwa BLUD Rumah Sakit Umum Daerah KH.Daud Arif Kuala Tungkal memiliki hutang sebesar 20 Milliard kepada pihak ke tiga.

Direktur RS pada saat itu dia dr. Elfis memberikan keterangan,hutang Miliar tersebut akan terlunasi jika klaim BPJS sudah di bayarkan ke pihak Rumah Sakit.

Baca Juga  Masa Berlaku Paspor ABK Kapal PT. BSP Habis, Imigrasi Kuala Tungkal Kenakan Sanksi

“Rumah Sakit kan Badan Layanan Umum Daerah, BLUD kita ini medapatkan penghasilan dari rumah sakit itu sendiri. penghasilan dari BPJS, pasien umum dan pasien asuransi lain. 80-90% itu dari BPJS pasien di rumah sakit kita, “Nah kan uangnya tidak masuk setiap bulan, tergantung klaim kita ke BPJS, kalo OK kata BPJS baru di bayarkan.” Terang dr Elfris.p

Ditambahkanya lagi,”perlu di ketahui, pengklaiman itu membutuhkan proses dan melibatkan banyak orang di RS. Mekanismenya mulai dari unit-unit di RS poli rawat jalan /rawat inap/unit gawat darurat kemudian naik kebagian pengcodingan lanjut ke tim verifikasi internal RS dan di teruskan ke bgian klaim, setelah itu di serahkan ke pihak BPJS untuk di verifikasi dokumen klaim tersebut. Jika dinyatakan belum lengkap oleh BPJS maka dokumen pengklaiman tersebut dipastikan kembali ke pihak Rumah Sakit untuk di lengkapi.

Baca Juga  Isu Pembelian Mobil Baru Bupati Tanjabbar Berkembang, Ketua Komisi II DPRD: Itu Hoax Tidak Benar !

Kemudian sebaliknya,”jika dokumen pengklaiman pihak RS dinyatakan lengkap maka dana tersebut dipastikan cair dan klier.”Jelas Elfris.

Diamininya,memang proses pengklaiman tersebut terlambat sehingga berdampak kepada keterlambatan pembayaran,kemudian uang masuk pun lambat,kita juga bersyukur ada pihak ketiga yang mau ngutangi kita.”Tutupnya.

JURNALIS:MARDAN BULENON

EDITOR:MARDAN HASIBUAN

 

Share :

Baca Juga

Kriminal

Dilaporkan Mencuri Buah Sawit, Budi : Bila Terbukti Siap Saya Digantung

Tanjab Barat

Pengesahan Ranperda Batal Akibat Bupati dan Wakil Bupati Tidak Hadir Rapat Paripurna Jamal : Menyayangkan Batalnya Pengesahan Ranperda

Tanjab Barat

Disbunak Tanjab Barat Bentuk Satgas Khusus, Antisipasi Penyebaran Virus PMK Pada Ternak

Tanjab Barat

Deteksi Antisipasi Penyebaran Claster Virus Corona,Polres Tanjabbarat Lakukan Rapid Test 50 Anggota Polisi

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Beserta Isteri Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Tanjab Barat

Suardi Laporkan HN Cakades Desa Kemuning Tua Dengan Tuduhan Dugaan Penggunaan Ijazah Paket A Ilegal

Tanjab Barat

Proyek Pekerjaan Fisik Jalan Manunggal Dinilai Kurang Tepat Sasaran.Warga Minta Bupati Tinjau Ke Lapangan

Tanjab Barat

APBD-P 2020 Disahkan, Bupati Apresiasi DPRD Tanjab Barat

You cannot copy content of this page