Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat, Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak Wabup Katamso Buka ToT Model Bisnis Berbasis Mangrove, Dorong Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Wabup Katamso Jadi Narasumber Podcast Youth Center, Ajak Pemuda Tanjab Barat Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat Hadiri Penyampaian LHP LKPD 2025 di BPK Perwakilan Provinsi Jambi Delapan Tahun Berturut-turut Raih WTP, Tanjab Barat Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Home / Tanjab Barat

Rabu, 30 Maret 2022 - 21:03 WIB

Terkait Piutang RSU Daerah Kualatungkal Milliaran Rupiah Di Duga Akibat Klaim BPJS

TANJABBARAT-BULENONNEWS.COM,  Terkait Pemberitaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) diberbagai media lokal Kualatungkal yang membuat masyarakat bertanya- tanya.apa iya pihak RSUD kita terhutang dengan pihak ketiga dalam hal ini penyuple (suplier) obat-obatan serta tertundanya honor tenaga medis.

dr Elfris Syahril yang dikompirmasi bulenonnews via WhatsApp menyebutkan,”Benar bahwa BLUD Rumah Sakit Umum Daerah KH.Daud Arif Kuala Tungkal memiliki hutang sebesar 20 Milliard kepada pihak ke tiga.

Direktur RS pada saat itu dia dr. Elfis memberikan keterangan,hutang Miliar tersebut akan terlunasi jika klaim BPJS sudah di bayarkan ke pihak Rumah Sakit.

Baca Juga  Jalan Utama Dua Kecamatan Rusak Parah, Warga Tagih Janji Dewan

“Rumah Sakit kan Badan Layanan Umum Daerah, BLUD kita ini medapatkan penghasilan dari rumah sakit itu sendiri. penghasilan dari BPJS, pasien umum dan pasien asuransi lain. 80-90% itu dari BPJS pasien di rumah sakit kita, “Nah kan uangnya tidak masuk setiap bulan, tergantung klaim kita ke BPJS, kalo OK kata BPJS baru di bayarkan.” Terang dr Elfris.p

Ditambahkanya lagi,”perlu di ketahui, pengklaiman itu membutuhkan proses dan melibatkan banyak orang di RS. Mekanismenya mulai dari unit-unit di RS poli rawat jalan /rawat inap/unit gawat darurat kemudian naik kebagian pengcodingan lanjut ke tim verifikasi internal RS dan di teruskan ke bgian klaim, setelah itu di serahkan ke pihak BPJS untuk di verifikasi dokumen klaim tersebut. Jika dinyatakan belum lengkap oleh BPJS maka dokumen pengklaiman tersebut dipastikan kembali ke pihak Rumah Sakit untuk di lengkapi.

Baca Juga  Hari Raya Idul Adha, Polres Tanjab Barat Sembelih Hewan Kurban 7 Sapi dan 3 Kambing

Kemudian sebaliknya,”jika dokumen pengklaiman pihak RS dinyatakan lengkap maka dana tersebut dipastikan cair dan klier.”Jelas Elfris.

Diamininya,memang proses pengklaiman tersebut terlambat sehingga berdampak kepada keterlambatan pembayaran,kemudian uang masuk pun lambat,kita juga bersyukur ada pihak ketiga yang mau ngutangi kita.”Tutupnya.

JURNALIS:MARDAN BULENON

EDITOR:MARDAN HASIBUAN

 

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Lepas Atlit PABBSI Ikut Uji Tanding Bupati Pesan Jaga Nama Baik Daerah

Tanjab Barat

3 Karya Seni Batik, Mahasiswi Asal Tanjab Barat Dapat Hak Cipta Dari menkumHAM

Tanjab Barat

Data Coklit di Tanjab Barat Tinggal 2 Persen

Tanjab Barat

Gubernur Terpilih Al Haris di Minta Komunitas Peduli Nelayan Tradisional Tingkatkan Program Kesejahteraan Nelayan

Tanjab Barat

Meriahkan HUT RI Ke-77 dan Hari Jadi Tanjab Barat Ke – 57, Pemkab Gelar Lomba Panjat Pinang Selama Dua Hari

Tanjab Barat

Disbunak Tanjab Barat Bentuk Satgas Khusus, Antisipasi Penyebaran Virus PMK Pada Ternak

Tanjab Barat

Bupati dan Danlanal Palembang Tanam Mangrove di Kawasan Pelabuhan Roro.

Tanjab Barat

Polres Lakukan Rapid Tes di Dua Lokasi di Betara

You cannot copy content of this page