Babak Baru “Lelang Jabatan” Tanjab Barat: 21 Nama Berebut 5 Kursi Kadis, Camat Dominasi Dinas Ketapang Dukung Asta Cita di Tanjab Barat, Jamal Darmawan Sie: Kesejahteraan Rakyat Harus Jadi Output Utama Sambut Kunjungan Danrem 042/Gapu, Bupati Anwar Sadat Tekankan Sinergi Nyata TNI-Pemda Akselerasi Asta Cita, Bupati Anwar Sadat Perkuat Sinergi Lintas Sektoral Demi Swasembada Pangan Pimpin Sumpah 198 PNS Baru, Wabup Katamso Tekan Target IPM Tinggi dan Birokrasi Digital

Home / Meraingin

Minggu, 7 Februari 2021 - 07:19 WIB

Prihatin..! Santri Madrasah “Nuruddin” Dusun Bangko Belajar di Lantai Kering

BANGKO-BULENONnews.com. Sungguh memprihatinkan kondisi Madrasah Diniyah Takmiliah Alawiyah (MDTA) Kelurahan Dusun Bangko saat ini, semua sarana Madrasah telah usang dimakan usia.

Madrasah yang berdiri puluhan tahun tersebut, meski sudah tua namun aktivitas belajar mengajar terus berjalan, walaupun kekurangan sarana yang dimiliki

Saprianto (Yan) seorang pengurus Madrasah saat diwawancarai media ini Sabtu, (06/02/2021) mengharapkan uluran tangan para donatur untuk membantu pengadaan peralatan Madrasah tersebut.

“Sekarang Santri Madrsah itu berjumlah lebih kurang 80 orang, namun kursi meja tidak cukup, sehingga anak-anak belajar di lantai, ada yang duduk dikursi tapi bedempatan, ya memang itu adanya,” terang Pengurus.

Baca Juga  Dijanjikan Biayai Kontrakan Rumah 6 Juta, Warga Pulau Alba Bawah Bukit Tiung Tagih Janji Bupati

“Jadi kita mengharapkan jika ada para donatur yang hendak membagikan sedikit rizkinya dan membantu madrasah ini, demi kelancaran belajar anak didik kita,” tambahnya.

Ditanya, apa saja yang dibutuhkan Madrasah saat ini?
“Yang jelas Bangku masih banyak yang kurang, Air untuk berwudlu belum ada, listrik juga belum masuk, pintu sudah banyak yang rusak dan kaca jendela banyak yang sudah pecah, tapi yang sangat mendesak itu bangku tempat belajar santri,” Tadas Yan sapaan akrabnya.

Baca Juga  Dandim Harapkan Prajurit Berperan Aktif Dukung Vaksinasi Nasional Saat Pimpin Upacara Akhir Januari

Apakah ada bantuan dari pemerintah?
” Karena Madrasah ini statusnya MIS, dulu ada bantuan dana bos dari Kemenang, namun sejak berubah nama menjadi MDTA, bantuan itu tidak ada lagi, tapi kami tetap semangat walaupun serba kekurangan kami tetap berusaha membuat madrasah ini tetap hidup karena Mudir Madrasah terdahulu Almarhum (Buya H. Oesman Jaafar) memberi amanah untuk selalu menyiarkan Syi’ar islam kepada generasi penerus kita,” pungkasnya.

Reporter/Editor: Ote Sayuti.

Share :

Baca Juga

Meraingin

APBD Sarolangun Disepakati 1,2 Triliyun, Cek Endra Puas dan Bahagia

Meraingin

Maulid Nabi di Dusun Bangko Hadirkan Ustadz Alumni Ponpes Kalimantan Selatan

Meraingin

Bupati Minta Pelaksanaan Kegiatan Merangin Tahun Anggaran 2023 Dipercepat 

Meraingin

Bak Lautan Manusia Banjiri Reses H.Musharudin

Meraingin

Ayah Cabuli Anak Tirinya Selama Setahun

Meraingin

Hadiri Undangan Wabup, H Izhar Majid Sebut Siap Maju Untuk Calon Bupati Merangin 2024

Meraingin

Mukerprov PBSI Jambi Resmi Dibuka Bupati Merangin

Meraingin

Hearing Komisi lll dan Dishub Berujung Kejar Bola Ke Kementerian Perhubungan

You cannot copy content of this page