Beberapa Hari Wabup Diperiksa Terkait Aset,Tim Polda Jambi Turun Ke Tanjab Barat Ada Apa? Diduga Gelapkan Aset Negara Wabup Tanjab Barat di Panggil Ditreskrimsus Polda Jambi Perum Bulog Kuala Tungkal Memiliki Stok Beras Untuk Tiga Bulan Kedepan Bupati Anwar Sadat Gelar Upacara Hari Perhubungan Nasional PBVSI Kabupaten Tanjab Barat Gelar Musorkab Tahun 2023

Home / Meraingin

Rabu, 20 April 2022 - 20:16 WIB

Rapat Bersama Pimpinan Ponpes, Marwan : Santri Tahfisz Minimal Harus Hafal 10 – 15 Jus Qur’an

MERANGIN – BULENONNEWS.COM. Sebanyak 80 persen dari 68 jumlah pondok  pesantren Kabupaten Merangin melaksanakan Rapat koordinasi bersama Kepala kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Merangin, Rabu (20/4/2022).

Rapat tersebut dalam rangka menjaga proses optimalisasi pembelajaran Santri. Rapat dipimipin oleh Kepala Kemenag Kabupaten Merangin H. Marwan Hasan di Aula kantor Kementerian Agama Kabupaten Merangin pada pukul, 09.00 hingga selesai menjelang masuk waktu Dzuhur.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Merangin, H. Marwan Hasan usai rapat, mengatakan dalam rapat bersama kepala pondok pesantren, diri nya meminta dan berharap kepada Santri yang sudah tamat meninggalkan bangku pesantren hendaklah mempunyai ciri khas tersendiri.

Baca Juga  Banwaslu Merangin Sosialisasikan Produk Hukum Pemilu

” Kita mengharapkan, dimana Santri yang telah lulus dari pondok pesantren harus mampu membaca dan memahami kitab-kitab kuning yang menjadi rujukan, yang Tahfisz minimal harus hafal 10 sampai 15 jus Al-Quran, itu yang pertama,” ujar Kakanmenag.

Selanjutnya yang kedua, H. Marwan Hasan juga meminta Santri harus menumbuhkan sikap dan sifat Nasionalisme dalam pondok pesantren, dimana tempat Iya menimba ilmu.

” Karena kita adalah bagian dari daerah kesatuan, untuk itu para santri harus mengukuhkan rasa cinta terhadap tanah air,” ucapnya.

Didalam rapat yang digelar itu, Kakanmenag juga menyampaikan kepada pimpinan pondok untuk mensosialisasikan besaran Zakat fitrah.

” Karena pimpinan pondok pesantren lebih memahami penetapan besaran Zakat fitrah, kalau pakai beras berapa dan pakai uang jumlahnya berapa, ” Tambahnya lagi.

Baca Juga  Hukum Adat Akan Diberlakukan Al Haris Jika Melanggar Prokes Covid-19

Tak hanya itu, H. Marwan Hasan dalam hal membantu pemerintah, juga di minta kepada segenap pimpinan pondok pesantren agar berperan aktif menyukseskan vaksinasi yang menjadi program pemerintah.

” Untuk mensosialisasikan Vaksinasi terhadap santri dan guru-guru serta masyarakat dengan cara bahasa agama, karena pesantren ini merupakan bagian dari pemerintah,” Tandasnya.

Sebagai penyambung tangan Pemerintah, usai melaksanakan rapat H. Marwan juga menyalurkan bikasan lebaran oleh Bupati Merangin secara simbolos  di saluran kepada pimpinan pondok pesantren.

Reporter : ote

Share :

Baca Juga

Meraingin

Warga Renah Pembarap Hingga Pangkalan Jambu Keluhan Listrik Sering Mati

Meraingin

Kabupaten Merangin Pertama Kali Gunakan Aplikasi Anjab

Meraingin

Inovasi Baru, FKWM Gelar Lomba Wartawan Cilik di Merangin

Meraingin

Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-75 Wabup Jadi Inspektur, Sedangkan Virtual Penurunan Bendera di Istana Merdeka Dilikuti Oleh Bupati

Meraingin

Kapolda Jambi Sanjung Kinerja Mantan Kapolres Merangin

Meraingin

Nilwan Yahya Optimis, Merangin Raih Camat Teladan Tingkat Provinsi Jambi

Meraingin

Reses Pertama Kausari Wakil Ketua ll DPRD Merangin Sukses

Meraingin

DKUKMPP Merangin Sambut Kunker DPRD Kota Pagar Alam Provinsi Sumsel