Babak Baru “Lelang Jabatan” Tanjab Barat: 21 Nama Berebut 5 Kursi Kadis, Camat Dominasi Dinas Ketapang Dukung Asta Cita di Tanjab Barat, Jamal Darmawan Sie: Kesejahteraan Rakyat Harus Jadi Output Utama Sambut Kunjungan Danrem 042/Gapu, Bupati Anwar Sadat Tekankan Sinergi Nyata TNI-Pemda Akselerasi Asta Cita, Bupati Anwar Sadat Perkuat Sinergi Lintas Sektoral Demi Swasembada Pangan Pimpin Sumpah 198 PNS Baru, Wabup Katamso Tekan Target IPM Tinggi dan Birokrasi Digital

Home / Meraingin

Rabu, 20 April 2022 - 20:16 WIB

Rapat Bersama Pimpinan Ponpes, Marwan : Santri Tahfisz Minimal Harus Hafal 10 – 15 Jus Qur’an

MERANGIN – BULENONNEWS.COM. Sebanyak 80 persen dari 68 jumlah pondokĀ  pesantren Kabupaten Merangin melaksanakan Rapat koordinasi bersama Kepala kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Merangin, Rabu (20/4/2022).

Rapat tersebut dalam rangka menjaga proses optimalisasi pembelajaran Santri. Rapat dipimipin oleh Kepala Kemenag Kabupaten Merangin H. Marwan Hasan di Aula kantor Kementerian Agama Kabupaten Merangin pada pukul, 09.00 hingga selesai menjelang masuk waktu Dzuhur.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Merangin, H. Marwan Hasan usai rapat, mengatakan dalam rapat bersama kepala pondok pesantren, diri nya meminta dan berharap kepada Santri yang sudah tamat meninggalkan bangku pesantren hendaklah mempunyai ciri khas tersendiri.

Baca Juga  Ketua FDB Minta Kepala UPTD Pasar Bangko Segera Dicopot

” Kita mengharapkan, dimana Santri yang telah lulus dari pondok pesantren harus mampu membaca dan memahami kitab-kitab kuning yang menjadi rujukan, yang Tahfisz minimal harus hafal 10 sampai 15 jus Al-Quran, itu yang pertama,” ujar Kakanmenag.

Selanjutnya yang kedua, H. Marwan Hasan juga meminta Santri harus menumbuhkan sikap dan sifat Nasionalisme dalam pondok pesantren, dimana tempat Iya menimba ilmu.

” Karena kita adalah bagian dari daerah kesatuan, untuk itu para santri harus mengukuhkan rasa cinta terhadap tanah air,” ucapnya.

Didalam rapat yang digelar itu, Kakanmenag juga menyampaikan kepada pimpinan pondok untuk mensosialisasikan besaran Zakat fitrah.

” Karena pimpinan pondok pesantren lebih memahami penetapan besaran Zakat fitrah, kalau pakai beras berapa dan pakai uang jumlahnya berapa, ” Tambahnya lagi.

Baca Juga  Akibat Stok Obat Anti Bisa Puskesmas Habis, Korban Gigitan Ular Meninggal

Tak hanya itu, H. Marwan Hasan dalam hal membantu pemerintah, juga di minta kepada segenap pimpinan pondok pesantren agar berperan aktif menyukseskan vaksinasi yang menjadi program pemerintah.

” Untuk mensosialisasikan Vaksinasi terhadap santri dan guru-guru serta masyarakat dengan cara bahasa agama, karena pesantren ini merupakan bagian dari pemerintah,” Tandasnya.

Sebagai penyambung tangan Pemerintah, usai melaksanakan rapat H. Marwan juga menyalurkan bikasan lebaran oleh Bupati Merangin secara simbolosĀ  di saluran kepada pimpinan pondok pesantren.

Reporter : ote

Share :

Baca Juga

Meraingin

Empat Sejoli di Merangin Diangkut Pol PP Saat Ngamar di Kosan

Meraingin

Jadi Percontohan Anti Korupsi, Desa Sidolego Didatangi KPK RI

Meraingin

Tim 03 Srikandi Squad 1 Polres Merangin Berbagi Dengan Anak Yatim Panti Asuhan Kasih Ummi

Meraingin

Pansus Covid DPRD Terus Bekerja Mengawasi Refocusing, Senin OPD Dipanggil Lagi

Meraingin

Ribuan Warga Hadiri Undangan Kenduri dan Do’a Menyambut Puasa di Rumah Pribadi Nilwan Yahya

Meraingin

Wabup Buka Festival SD Negeri 118 Karang BerahI

Meraingin

Pj Bupati Melalui Asisten I Setda Merangin Membuka Rapat Pengendalian Inflasi Sektor Pertanian

Meraingin

Dusun Bangko Sebagai Percontohan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Merangin

You cannot copy content of this page