Resmi Dilantik Jadi Kadishub Tanjab Barat, Agus Sumantri Siap Akselerasi Visi ‘Berkah Madani’ Bupati Anwar Sadat Lantik Puluhan Pejabat Baru, Warning Keras Fenomena Kebocoran Dokumen ke Media Bupati Anwar Sadat Lantik 6 Pejabat Eselon II dan Puluhan Pejabat Manajerial, Perkuat Kinerja Pemkab Tanjab Barat 716 TKM Tanjab Barat Menanti Kepastian, Harapkan Perhatian Pemkab dan DPRD Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat, Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak

Home / Tanjab Barat

Senin, 26 Juli 2021 - 17:58 WIB

Sterilisasi dan Tracking, Besok IGD RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Tidak Terima Pasien

Bulenon News.Com Tanjab Barat – Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Daud Arif Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (27/7/2021) sekitar pukul 08.00 WIB tidak menerima pasien baru hingga waktu yang belum di tentukan.

Hal ini seperti tertuang dalam surat edaran (SE) nomor 445/787/RSUD/2021 yang di tandatangani Direktur RSUD KH Daud Arif, dr. H. Elfry Syahril, MARS tertanggal 26 juli 2021.

Dalam SE itu dikeluarkan sehubungan dengan akan dilaksanakannya Sterilisasi dan proses tracing Tenaga Kesehatan di IGD RSUD yang berdampak terhadap pelaksanaan pelayanan pasien, maka dengan ini beberapa ketentuan sebagai berikut:

  • Selama berlangsungnya proses sterilisasi dan tracking, maka pelayanan pasien di RuUang IGD RSUD KH. Daud Arif Kab. Tanjab Barat tidak menerima pasien baru terhitung tanggal 27 Juli 2021 Pukul 08.00 WIB sampai selesai.
  • Diwajibkan bagi seluruh pegawai tetap menjaga diri secara ketat dan menerapkan protokol Covid 19 antara lain memakasi masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
Baca Juga  Jelang Hari Raya Idul Adha,Polres Tanjab Barat Gelar Rakor Dengan Pemkab dan Pengurus Masjid

Terkait hal itu, Dirut RSUD KH Daud Arif, dr. H. Elfry Syahril, MARS, membenarkan jika surat edaran tersebut akan di berlakukan untuk pelayanan di IGD tiadakan untuk, Selasa (27/07/21) besok tersebut. “Iya,”katanya singkat.

Baca Juga  Kajari Kepulaan Yapen Menjadi Kajari Tanjab Barat

Elfry menyenutkan  hal itu dilakukan karena terdapat dokter di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal terpapar covid 19.

“Dokter IGD kita ada yg positif antigen,”. sebutnya.

Atas hal itu, maka layanan di tutup karena akan di lakukan tracking kepada nakes yang ada di IGD.

“Akan dilakukan tracking seluruh Nakes di IGD. Sementara proses tracking IGD kita tutup,”ujarnya.

Saat ditanya bagaimana jika ada pasien yang harus masuk IGD. Elfry menegaskan pihaknya saat ini masih koordinasi dengan Dinas Kesehatan.

“Kita masih berkoordinasi dengan dinkes ini.” pungkasnya.

Penulis/ Editor :Amir/ Ote

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Dipasangi Logo Pemkab,Semua Kenderaan Dinas Hanya Untuk Keperluan Dinas

Tanjab Barat

Aneh,PLT Kadis Perakim Tak Tau Anggaran Pembangunan Tugu

Tanjab Barat

Puluhan Santri Ponpes Al Mubarok asal Riau Diperiksa Kesehatannya di Terminal Pembengis

Tanjab Barat

Resmikan Masjid Utsman Tungkal, Safrial: Bisa Menjadikan Pusat Kebudayaan dan Pengetahuan, Kajian Ilmu Serta Ajaran Islam

Tanjab Barat

PT LPPPI bersama MUI Tanjab Barat Gelar Pelatihan Pengurusan Jenazah

Tanjab Barat

Temuan LHP Inspektorat 56 Kades Di Tanjabbarat,Ini Kata Plt Kadis PMD

Tanjab Barat

AHY Sikapi Beban Rakyat Semakin Berat Dan Maraknya Demo Atas Kenaikan BBM

Tanjab Barat

Bupati Tanjabbarat Serahkan Bantuan Kenderaan Operasional Inseminasi

You cannot copy content of this page