Fraksi Gerindra Sorot Kinerja PDAM Tirta Pengabuan: Jangan Terus Berpola Tambal Sulam Kericuhan Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Pembahasan Hibah KONI Rp1 Miliar Diduga Jadi Pemicu Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Warnai Lempar Palu Sidang dan Banting Meja, Rapat Sempat Diskors Kasus Pengeroyokan Jurnalis di Tanjabbar: Kuasa Hukum Desak Dinas PMD dan Inspektorat Periksa Kades Teluk Ketapang Pemeriksaan Kades Teluk Ketapang dan 5 Saksi Berlanjut, Akankah Ada Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Wartawan?

Home / Berita

Senin, 9 Januari 2023 - 06:36 WIB

Sistem Pemilu Proporsional Tertutup Kembali Di tolak Partai Demokrat, AHY: Jangan Sampai Hak Rakyat Dirampas

 

JAKARTA-BULENONNEWS. “Kami Partai Demokrat sejak awal menolak dengan tegas wacana sistem Pemilu Tertutup Proporsional. Penegasan tersebut disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada pertemuan para pimpinan Partai Politik terkait wacana sistem Pemilu Tertutup Proporsional, Minggu (8/1) siang, di Hotel Dharmawangsa.

“Sekali lagi kami menolak sistem Pemilu Tertutup Proporsional, sehingga pertemuan hari ini menjadi penting. Kami mengapresiasi dan mendukung agar pembahasan tentang isu-isu kebangsaan seperti ini juga bisa kita lakukan dari waktu ke waktu,” ujar AHY.

Yang pertama, lanjut AHY, jangan sampai ada hak rakyat dalam kehidupan demokrasi ini yang dirampas. “Jka terjadi sistem pemilu tertutup, maka rakyat tidak bisa memilih secara langsung wakil-wakil rakyatnya. Padahal kita ingin semua menggunakan haknya dan tidak seperti membeli kucing dalam karung. Tentu kita berharap pada saatnya para wakil rakyat dan pemimpin yang terpilih benar-benar yang bisa membawa perubahan dan perbaikan,” lanjut AHY.

Baca Juga  Jangcik Mohza Buka Bimtek Peningkatan KUB Nelayan

AHY berharap sistem terbuka proporsional bisa tetap dijalankan sesuai dengan undang-undang yang berlaku hari ini serta bisa menyambut pesta demokrasi Pemilu 2024 dengan seksama dan berjalan dengan baik.

“Yang kedua, secara internal Partai Politik juga perlu menjaga semangat yang tinggi dari seluruh kadernya, dengan sistem pemilu terbuka proporsional tentu kita berharap setiap kader partai politik juga punya ruang, punya peluang yang adil,” ucap AHY.

“Jangan sampai mereka yang berjibaku, berusaha, berjuang untuk mendapatkan suara kemudian rontok semangatnya karena berubah sistem. Kita ingin sekali lagi, yang terbaiklah yang bisa membawa aspirasi masyarakat luas,” imbuh AHY.

Ketum Partai Politik lain yang menghadiri pertemuan tersebut adalah Ketum Partai Gokar Airlangga Hartarto, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum PKS Ahmad Syaikhu, dan Ketum PAN Zulkifli Hasan. Sedangkan Partai Nasdem diwakili oleh Sekjen Jhonnh G. Plate dan PPP diwakili oleh Waketum Amir Uskara.

Baca Juga  Mobil BH 1 F Nunggak Pajak, Ini Penjelasan Kabag Umum 

Di tempat lain Ketua DPC PD Kab. Tanjung Jabung Barat Jamal Darmawan Sie, SE., MM senada dengan Ketum DPP PD menolak sistem proporsional tertutup karena rakyat tidak tau sapa yang mereka pilih sama seperti membeli kucing dalam karung.

“Sistem proposional tertutup selain merampas hak masyarakat untuk memilih perwakilan nya yang duduk di legislatif ibarat membeli kucing dalam karung namun juga merugikan masyarakat karena mereka tidak tau siapa yang dipilih serta kedepan tidak ada kedekatan secara emosional dengan Wakil mereka dalam memperjuangkan aspirasi mereka.” Kata Jamal

EDITOR MARDAN HASIBUAN

Share :

Baca Juga

Berita

Pj Bupati Apresiasi Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2024

Berita

IPH Kabupaten Merangin Cukup Stabil, Pj Bupati Zoom Inflasi Bersama Mendagri

Berita

Puluhan Pegawai Kejari Tanjab Barat Mendadak Di Rapid Tes

Berita

Kantongi Rekom Partai NasDem, Syukur Konsolidasi Bersama DPD NasDem Merangin

Berita

Pj Bupati Merangin Tandatangani Hibah Barang Milik Negera

Berita

Yadi: Pelaksanaan Pengerjaan Proyek Simpang Tengkorak-Pulau Rengas Sudah Memenuhi Standar dan Spek

Berita

LSM Sapurata Indonesia Soroti Pengalihan Proyek Pengadaan Seragam Siswa Dari APBD Ke APBD-P 2026

Berita

Pemkab Merangin Bakal Beri Hadiah Bagi Pelapor Pembuang Sampah Sembarangan

You cannot copy content of this page