3 Pekan Lamban? Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Tanjabbar Masih Bebas Menghirup Udara Segar Fraksi Gerindra Sorot Kinerja PDAM Tirta Pengabuan: Jangan Terus Berpola Tambal Sulam Kericuhan Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Pembahasan Hibah KONI Rp1 Miliar Diduga Jadi Pemicu Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Warnai Lempar Palu Sidang dan Banting Meja, Rapat Sempat Diskors Kasus Pengeroyokan Jurnalis di Tanjabbar: Kuasa Hukum Desak Dinas PMD dan Inspektorat Periksa Kades Teluk Ketapang

Home / DPRD

Sabtu, 25 Januari 2025 - 08:57 WIB

Sedang Diperjuangkan, Ratusan Honorer DPRD Tanjab Barat Gelar Doa’ Bersama 

TANJABBARAT, BULENONNEWS.COM -Ratusan Pegawai Honorer Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD)  Tanjabbar Gelar Do’a Bersama terkait belum jelasnya Kebijakan dari pemerintah atas penghapusan tenaga honorer yang sudah efektif mulai bulan Januari 2025 ini oleh Pemerintah Republik Indonesia dengan tujuan untuk menata ulang sistem kepegawaian negara membuat para pegawai honorer yang terdampak harus kehilangan pekerjaannya.

Doa bersama ini dipimpin langsung oleh ust Muhammad Ilham dengan memanjatkan doa agar urusan para tenaga honorer bisa dilancarkan.

” Doa bersama ini dalam rangka agar di perlancarkan urusan dan nasib para honorer yang saat ini sedang diperjuangkan. Semoga urusan nya dipermudah kan.” Kata ust Muhammad Ilham.

Dengan adanya perubahan ini, status kepegawaian di lingkungan pemerintahan akan mengalami penyesuaian signifikan. Tenaga honorer selama ini berperan penting dalam mendukung operasional berbagai instansi pemerintah.

Tidak terkecuali ribuan pegawai honorer yang ada di Kabupaten Tanjabbar Provinsi Jambi yang terdampak akan kehilangan pekerjaannya.

Salah satunya, ratusan pegawai honorer kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjabbar yang tidak bisa dibayarkan honornya, karena tidak tau mau mengadu ke siapa, mereka akan mengadakan do’a bersama untuk mengadu dengan Tuhan Yang Maha Esa, Kamis (23/1/25).

“Kami honorer menggelar doa bersama memohon kepada Tuhan yang maha esa untuk nasib kami kedepan, informasi dari pemerintah kami tidak menerima gaji terhitung Januari 2025,  kami tidak tau mau ngadu ke siapa lagi,” keluh Taufik, salah satu tenaga honorer DPRD Tanjabbar mewakili pegawai honorer lainnya.

Baca Juga  Bupati Bersama Ketua Dekranasda Tanjab Barat Resmi Membuka Pelatihan Menyulam dan Membordir Bagi Penyandang Disabilitas

Dijelaskan dia, dirinya bingung harus mencari pekerjaan dimana untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari apalagi mendekati bulan suci Ramadhan dan idul fitri 1446 H.

“Untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, sudah tidak mencukupi lagi, apa lagi dalam waktu dekat ini kita menyambut bulan suci ramadhan dan idul Fitri 1446 H,” ungkapnya.

Karena itu, para honorer DPRD Tanjabbar berharap kepada Allah SWT agar persoalannya cepat mendapatkan jalan keluarnya.

“Kami yakin dan berharap Allah SWT, akan memberikan jalan terbaik bagi kami para honorer. Berharap semoga permasalahan  kami  ada jalan keluarnya, Aamiin,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Tanjabbar, Hidayat mengapresiasi sikap para tenaga honorer di Sekretariat Dewan.

” Saya sangat mengapresiasi dengan bijaknya mereka mengambil sikap menyampaikan permasalahan yang mereka hadapi, tidak melalui demo atau hal-hal yang bisa merugikan mereka maupun pihak lain, mereka lebih memilih cara bijak menyampaikan permasalahan dengan berserah diri kepada Allah SWT, karena memang agama mengajarkan kepada kita kemana kita harus mengadu dan Allah pasti akan memberikan jalan dengan mengabulkan doa mereka,” ungkap Hidayat.

Baca Juga  DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Keempat  Raperda APBD Tahun Anggaran 2023

Dijelaskan Sekwan, Komisi 1 DPRD Kabupaten Tanjabbar H.Asek, Bapak Sekda dan OPD terkait meminta jadwal bertemu dengan dengan biro terkait di Kementerian Dalam Negeri untuk mencari solusi terkait persoalan ini.

“Kita berharap dapat menemukan solusi dalam menyelesaikan permasalahan tenaga honorer di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, terutama tenaga honor yang telah ditetapkan dalam Database oleh BKN, miris juga mendengar keluhan mereka yang belum dapat dibayar honor nya sejak Januari 2025, padahal sama dengan kita semua umat Islam akan menghadapi bulan puasa dan lebaran,” jelas Sekwan.

Pihaknya juga berterimakasih kepada Bupati Tanjabbar yang dengan bijaksana telah lebih dahulu mengambil sikap dengan mengutus  Pak Sekda dan Kepala OPD terkait, guna mendampingi Komisi 1 DPRD bersama-sama mencari solusi permasalahan ini.

“Kami yakin dengan perhatian besar Bapak Bupati, kami para kepala OPD akan memberi perhatian lebih dan akan menindak lanjuti apa yang dikeluhkan para tenaga honorer di Kabupaten Tanjabbar saat ini,” pungkas Sekwan.*

 

 

 

 

Penulis Editor Amir Ote

Share :

Baca Juga

DPRD

Jembatan Aspirasi Umat: Anggota DPRD Lukas Cholikul R Kawal Kunjungi Pembangunan Majelis Taklim Tuan Guru

DPRD

DPRD Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Badan Anggaran DPRD, Penandatanganan Nota Kesepakatan dan Pendapat Akhir Bupati Tanjab Barat 

DPRD

Reses di Desa Badang Sepakat, Ketua DPRD Hamdani Tegaskan Aspirasi Warga Jadi Prioritas APBD 2026–2027

DPRD

Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani Hadiri Penyerahan LHP di BPK Jambi: Komitmen Wujudkan Tata Kelola Keuangan Akuntabel

DPRD

DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna Pengambilan Keputusan DPRD dan Pendapat Akhir Bupati

DPRD

Ketua Komisi III DPRD Tanjab Barat Temui Massa Pendemo

DPRD

Fraksi PDI-P DPRD Tanjab Barat Berikan Bantuan Korban Kebakaran

DPRD

Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat Kunker Lapas II B Kuala Tungkal

You cannot copy content of this page