Lampu Traffic Light di Kuala Tungkal Segera Berfungsi Kembali demi Tekan Angka Kecelakaan Perkuat Silaturahmi, Pemkab Tanjab Barat Gelar Open House Iduladha 1447 H Serentak Gema Takbir Membelah Kuala Tungkal, Bupati Anwar Sadat dan Wagub Abdullah Sani Lepas Festival Idul Adha 1447 H: Usung Misi ‘Green Qurban’ dan Pemuda Digital! Kekuatan Doa Sang Ulama dan Pemimpin, Satu Korban Berhasil Ditemukan Bupati Tanjab Barat Gandeng Kios Pangan Siswa Gelar Operasi Pasar Murah Jelang Idul Adha
IKLAN

Home / Tanjab Barat

Kamis, 27 Agustus 2020 - 11:04 WIB

Langka Dan Mahal Gas 3 Kg,Dinas Koperindag Di Duga Tak Mampu Atasi Oknum Pangkalan Nakal

FOTO SAFRIWAN,KEPALA DINAS KOPERINDAG

TANJABBARAT-BULENONnews.com,Langkanya Gas LPG 3 Kilo Gram semakin parah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Bahkan berdampak pada naiknya harga gas. Biasanya harga jual gas melon di pasaran tertinggi hanya Rp 25 ribu.

Akibat dari kelangkaan gas melon di pasaran, membuat harga satu tabung gas melon di jual oleh pengecer capai diangka Rp 40 ribu.

“Murniati warga Kuala Tungkal mengungkapkan bahwa kondisi gas melon yang langka menyebabkan dirinya harus membeli gas melon dengan harga yang cukup tinggi mencapai  Rp 40 ribu.

Harga tersebut katanya paling tinggi Ia beli selama ini. Biasanya kata Murniati ketika gas melon langka, dirinya membeli di pengecer dengan harga Rp 30 ribu. Sementara ketika membeli di Agen sudah kosong,”kemana raibnya gas tersebut.

Baca Juga  Disbunak Tanjab Barat Bentuk Satgas Khusus, Antisipasi Penyebaran Virus PMK Pada Ternak

“Ini sekarang sudah ada yang jual Rp 40 ribu. “Kita sangat heran,apakah karena pengecer sudah membeli mahal,sehingga kami selaku masyarakat juga harus membeli lebih mahalnlagi kepada pengecer,”Keluh Murnati kepada media ini.

Terhadap fakta di lapangan, Kepala Diskoperindag Tanjabbar, Safriwan “menyebutkan bahwa harga tertinggi untuk wilayah Tungkal Ilir seharga Rp 19 ribu. Ketika ada penjual yang menjual harga di atas harga  tersebut maka tidak di perkenankan.

“Harga Eceran Tertinggi (HET) di Tungkal Ilir sebesar Rp 19 ribu. Kita stok cukup, tetap dikirim dari pertamina. Artinya kalo langka ini gas di serahkan agen ke mana? Pangkalan nyerahkannya ke mana?,” katanya.

“Jika memang masyarakat masih temukan harga mahal, lapor ke kita. Kita akan koordinasikan dengan pihak ke polisian untuk Ditinjak lanjuti,,”pungkasnya

Baca Juga  Kebakaran Lahap Toko dan Rumah di Suak Tamin

Terkait kelangkaan gas tabung elpigi 3 kilo gram ini,”Supra Yogi anggota DPRD Tanjabbarat meminta,Kepada Dinas Koperindag untuk mengambil langkah cepat dan tegas,kita sudah mendengar keluhan masyarakat ini,namun tindakan tegas belum terlihat dari dinas terkait.

Menurut sepengetahuan saya,di Kecamatan Tungkal Ilir ini pangkalan sudah cukup banyak,jadi kita juga merasa heran,kok masyarakat masih sulit untuk mendapatkan gas melon tersebut,”Beber Yogi.

Ditambahnya lagi,”ya wajar kalau masyarakat mencurigai adanya permainan kongkalikong antara pangkalan dan dinas terkait serta mencurigai kelangkaan tabung gas tersebut beralih ke kabupaten tetangga,seperti Ke pulau kijang,Kuala Enok dan sebagainya diluar kota Kualatungkal.”jadi dalam hal ini saya berharap kepada Diskoperindag untuk mencari solusinya,jika perlu lakukan pengintaian bersama instansi yang berkompeten untuk mengetahui kemana keberadaan gas tersebut.”Tutur Mantan Ketua KNPI ini.

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Cemarkan Tiga Desa, Pelaku Pemerkosaan di Bukit Suban Dikenakan Cuci Kampung

Tanjab Barat

Bupati Safrial Hadiri Rapat Paripurna DPRD Tanjab Barat, Tentang APBD Perubahan

Tanjab Barat

Lapas Kualatungkal Temukan Dugaan Kristal Sabu-Sabu Di Got Saluran Pembuagan Air

Tanjab Barat

Tim Gabungan Tanjab Barat Turunkan Alat Peraga Kampanye Serentak di 13 Kecamatan

Tanjab Barat

Kuasa Hukum Salah Satu Kandidat Cakades Desa Kemuning Tua Akan Daftarkan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum Ke PN Inhil

Tanjab Barat

Anggota DPRD Tanjab Barat H.Udin Tutup Usia

Tanjab Barat

Sistym Pengelolaan BLUD RS KH Daud Arif Kualatungkal Diduga Semaraut,Suprayogi Minta Audit BPK

Tanjab Barat

Wajib Pindah Sekolah,Waduh Parah Ni Kepsek

You cannot copy content of this page