Langka Dan Mahal Gas 3 Kg,Dinas Koperindag Di Duga Tak Mampu Atasi Oknum Pangkalan Nakal

- Redaksi

Kamis, 27 Agustus 2020 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO SAFRIWAN,KEPALA DINAS KOPERINDAG

TANJABBARAT-BULENONnews.com,Langkanya Gas LPG 3 Kilo Gram semakin parah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Bahkan berdampak pada naiknya harga gas. Biasanya harga jual gas melon di pasaran tertinggi hanya Rp 25 ribu.

Akibat dari kelangkaan gas melon di pasaran, membuat harga satu tabung gas melon di jual oleh pengecer capai diangka Rp 40 ribu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Murniati warga Kuala Tungkal mengungkapkan bahwa kondisi gas melon yang langka menyebabkan dirinya harus membeli gas melon dengan harga yang cukup tinggi mencapai  Rp 40 ribu.

Harga tersebut katanya paling tinggi Ia beli selama ini. Biasanya kata Murniati ketika gas melon langka, dirinya membeli di pengecer dengan harga Rp 30 ribu. Sementara ketika membeli di Agen sudah kosong,”kemana raibnya gas tersebut.

“Ini sekarang sudah ada yang jual Rp 40 ribu. “Kita sangat heran,apakah karena pengecer sudah membeli mahal,sehingga kami selaku masyarakat juga harus membeli lebih mahalnlagi kepada pengecer,”Keluh Murnati kepada media ini.

Terhadap fakta di lapangan, Kepala Diskoperindag Tanjabbar, Safriwan “menyebutkan bahwa harga tertinggi untuk wilayah Tungkal Ilir seharga Rp 19 ribu. Ketika ada penjual yang menjual harga di atas harga  tersebut maka tidak di perkenankan.

“Harga Eceran Tertinggi (HET) di Tungkal Ilir sebesar Rp 19 ribu. Kita stok cukup, tetap dikirim dari pertamina. Artinya kalo langka ini gas di serahkan agen ke mana? Pangkalan nyerahkannya ke mana?,” katanya.

“Jika memang masyarakat masih temukan harga mahal, lapor ke kita. Kita akan koordinasikan dengan pihak ke polisian untuk Ditinjak lanjuti,,”pungkasnya

Terkait kelangkaan gas tabung elpigi 3 kilo gram ini,”Supra Yogi anggota DPRD Tanjabbarat meminta,Kepada Dinas Koperindag untuk mengambil langkah cepat dan tegas,kita sudah mendengar keluhan masyarakat ini,namun tindakan tegas belum terlihat dari dinas terkait.

Menurut sepengetahuan saya,di Kecamatan Tungkal Ilir ini pangkalan sudah cukup banyak,jadi kita juga merasa heran,kok masyarakat masih sulit untuk mendapatkan gas melon tersebut,”Beber Yogi.

Ditambahnya lagi,”ya wajar kalau masyarakat mencurigai adanya permainan kongkalikong antara pangkalan dan dinas terkait serta mencurigai kelangkaan tabung gas tersebut beralih ke kabupaten tetangga,seperti Ke pulau kijang,Kuala Enok dan sebagainya diluar kota Kualatungkal.”jadi dalam hal ini saya berharap kepada Diskoperindag untuk mencari solusinya,jika perlu lakukan pengintaian bersama instansi yang berkompeten untuk mengetahui kemana keberadaan gas tersebut.”Tutur Mantan Ketua KNPI ini.

Berita Terkait

Kebijakan BPHTB Dilimpahkan ke Kecamatan, Aparatur Desa dan Kelurahan Tanjab Barat Tolak: “Bukan Kewenangan Kami, Berpotensi Membebani Masyarakat”
Kekuatan Doa Sang Ulama dan Pemimpin, Satu Korban Berhasil Ditemukan
Kontroversi Audit BPK: Dana Media Diperiksa Detail, Proyek Fisik Puluhan Miliar Apa Kabar?
Pemkab Tanjab Barat Luncurkan Arus Balik Gratis Kuala Tungkal-Batam, Gunakan KN SAROTAMA P.112
Lebaran Terancam ‘Kering’, Warga Desak Bupati Evaluasi Dirut PDAM Tirta Pengabuan
Rapat Evaluasi Pembangunan 2025 dan Percepatan Tahun 2026, Wabup Kecewa OPD Merangin Banyak Absen
Bikin Geger! KPK ‘Kepung’ Tanjabbar, Bukan OTT Tapi ‘Jurus Baru’ Pengawasan Proyek Strategis Daerah
Skandal GOR Badminton Teluk Nilau: Terancam Pidana Korupsi, Plt Kadis dan Kontraktor Hadapi Sanksi Berlapis!
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:10 WIB

Susuri Gelapnya Malam, Ahmad Hanif Gelar Reses di Desa Pantai Gading Bram Itam

Senin, 2 November 2026 - 19:37 WIB

Panitia Khusus I DPRD Tanjab Barat Rampungkan Pembahasan Ranperda, Siap Dibawa ke Pengambilan Keputusan

Senin, 2 November 2026 - 12:56 WIB

DPRD Bersama Pemkab Tanjabbar Sahkan Tiga Raperda dalam Rapat Paripurna Keempat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Ketua DPRD Hamdani Hadiri Rakerda dan Bimtek BPD se-Tanjab Barat, Dorong Penguatan Peran di Desa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Ketua DPRD Hamdani Hadiri Final Raja Machmud Cup II, Serahkan Hadiah Juara II

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:29 WIB

Ketua DPRD Hamdani Tutup Festival Hari Santri ke-81 di Ponpes Soleh Al-Mubarok

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan

Selasa, 15 September 2026 - 13:19 WIB

APBD 2027 Tanjabbar Mulai Dibahas, DPRD Tekankan Anggaran Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Berita Terbaru