Breaking News…Diduga Perampokan Terjadi di BTN Selempang Merah, Pelaku Berhasil Bawa Kabur Perhiasan Emas PetroChina Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat: Kolaborasi untuk Ringankan Beban Warga Berkas Mantan Pejabat Pemasyarakatan Jambi Tersangka Kasus Ekstasi Masuk Kejati, Jaksa Mulai Teliti Kelengkapan Perkara Anwar Sadat Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola Keuangan, Sinergi dengan DPRD Jadi Kunci Pertahankan WTP Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disepakati, Bupati Anwar Sadat Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK

Home / Pemerintahan

Selasa, 21 Oktober 2025 - 21:38 WIB

Air Mata Anggaran Daerah: Bupati Anwar Sadat Minta Maaf, Pembangunan Infrastruktur Tanjab Barat Terpaksa Ditangguhkan hingga 2027

TANJABBARAT,BULENONNEWS.COM  – Kebijakan fiskal nasional yang berdampak pada perubahan alokasi anggaran daerah memaksa Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) mengambil keputusan berat. Bupati Anwar Sadat secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena terpaksa menunda dan menghentikan sejumlah program pembangunan masif, termasuk meniadakan belanja modal pada tahun anggaran 2026.

Pernyataan ini disampaikan Bupati Sadat dalam rapat paripurna DPRD pada Senin (20/10/25) dengan ekspresi yang menunjukkan keseriusan dan “berat hati.” Ia menjelaskan bahwa penundaan ini mencakup program-program yang telah termuat dalam visi misi pemerintah daerah, janji-janji politik Anggota DPRD, dan usulan prioritas dari masyarakat.

Penundaan Infrastruktur Mendesak

Bupati Sadat menegaskan bahwa penundaan ini akan berdampak signifikan pada penanganan isu-isu krusial, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur daerah.

“Dengan sangat berat hati, kita di 2026 tidak belanja modal, dan penghentian program-program pembangunan yang sudah disampaikan… yang sesungguhnya sangat penting semua, yang menjadi denyut nadinya masyarakat ini,” ujar Bupati di hadapan Anggota Dewan, Pejabat Tinggi Pratama, Administrator lingkup Pemkab Tanjab Barat dan pimpinan instansi vertikal.

Baca Juga  Bupati Tanjab Barat Buka Acara Pertemuan Dengan PT Sena.

Ia merincikan bahwa masalah yang paling mendesak dan banyak dikeluhkan masyarakat—seperti perbaikan jalan, jembatan yang rusak, jembatan yang hampir roboh, hingga pembangunan halte—akan menjadi sektor yang paling terdampak penundaan.

Bukan Karena Ketidakpedulian.

Guna memberikan pemahaman yang menyeluruh kepada publik, Bupati Sadat menekankan bahwa keputusan ini murni didasarkan pada kendala anggaran dan perubahan kebijakan fiskal dari pemerintah pusat, bukan karena adanya kelalaian atau ketidakpedulian dari pihak pemerintah daerah.

“Maka pada kesempatan yang berbahagia ini, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya pada seluruh masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat, bahwa kegiatan-kegiatan pembangunan yang sifatnya masif selama ini kita lakukan, untuk sementara waktu belum dapat kita tunaikan secara menyeluruh,” tegasnya.

Bupati menambahkan bahwa kondisi ini merupakan tantangan bersama yang kini dihadapi hampir seluruh kabupaten/kota di Indonesia akibat penyesuaian anggaran di tingkat nasional.

Baca Juga  DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Pengucapan Sumpah Janji Ketua DPRD Sisa Masa Jabatan tahun 2019 - 2024

“Ini bukan karena kita tidak bertanggung jawab, bukan karena kita tidak peduli, tetapi karena memang persoalan yang kita hadapi bukan hanya di Tanjung Jabung Barat, hampir semua kabupaten/kota di Indonesia merasakannya,” jelasnya.

Harapan Perbaikan di Tahun Mendatang

Menutup pernyataannya, Bupati Anwar Sadat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersabar dan bersikap dewasa dalam menyikapi situasi sulit ini. Pemerintah daerah berharap kebijakan ini hanya bersifat sementara.

“Insyaallah, mudah-mudahan nanti di akhir 2026 atau di awal 2027 ada perubahan kebijakan pusat, sehingga kita kembali dapat membangun kabupaten yang kita cintai ini,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat diperkirakan akan memfokuskan anggaran 2026 untuk program-program esensial yang tidak memerlukan belanja modal besar, sembari menunggu adanya perubahan positif pada kebijakan fiskal pusat.

 

 

 

 

Penulis Editor Amir Ote

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Pantau Malam Puncak Arakan Sahur 2026, Bupati Anwar Sadat Puji Semangat dan Kreativitas Masyarakat

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Himbau ASN Jaga Netralitas di Pemilu Serentak 2024

Pemerintahan

Diduga Merasa Dipermainkan, Belasan Assessment Bursa Eselon II Ramai-ramai Mundur

Pemerintahan

Gandeng PetroChina, Bupati Tanjab Barat Dorong Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Pemerintahan

Wakil Bupati Tanjab Barat Hadiri Rakorda BAZNAS Provinsi Jambi Tahun 2025

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Pimpin Penandatanganan Nota Kesepakatan Dengan PPSDM Migas

Pemerintahan

Bangun Karakter Bangsa, Bupati Tanjab Barat Buka Sosialisasi Bela Negara

Pemerintahan

Wabup Katamso Hadiri Acara Entry Meeting Tim BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi

You cannot copy content of this page