Fraksi Gerindra Sorot Kinerja PDAM Tirta Pengabuan: Jangan Terus Berpola Tambal Sulam Kericuhan Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Pembahasan Hibah KONI Rp1 Miliar Diduga Jadi Pemicu Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Warnai Lempar Palu Sidang dan Banting Meja, Rapat Sempat Diskors Kasus Pengeroyokan Jurnalis di Tanjabbar: Kuasa Hukum Desak Dinas PMD dan Inspektorat Periksa Kades Teluk Ketapang Pemeriksaan Kades Teluk Ketapang dan 5 Saksi Berlanjut, Akankah Ada Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Wartawan?

Home / Berita

Sabtu, 29 Maret 2025 - 11:26 WIB

Atap Rumah Warag Bolong-bolong, Pasca Pembongkaran Bangunan Bukit Tiung

 

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Pasca Pembongkaran bangunan Kios Pengembang di wilayah Bukit Tiung oleh Pemerintah Kabupaten Merangin, atap rumah warga bolong-bolong di lempari puing-puing bangunan.

Hal ini disampaikan Warga setempat berinisial SN kepada media ini, bahwa atap rumahnya bolong-bolong di lempari puing-puing bangunan oleh pengembang akibat pembongkaran yang dilakukan Pemkab Merangin.

” Gara2 pembongkaran ruko di bawah bukit tiung,, rumah kami kena imbasnya ……
Sangat mengancam jiwa kami dan anak2….
Tolong di perhatikan kami Pemkab Merangin,” kata SN dalam tulisan Whatsapp.

Baca Juga  Hasil Audit Inspektorat, Beberapa OPD Kembalikan Dana Refocusing Covid-19

SN juga mengatakan kelakuan pengembang sangat tidak wajar terhadap warga yang berada di posisi bawah bangunan tersebut, karena dari kemarin sore sampai subuh membuat Warga sekeliling tidak nyaman.

” Dari sore Maren sambung jam 3 Subuh,
Haruskah di biarkan org macam tu bang ….
Sangat mengancam jiwa anak2 kami d bawah,” tulisnya lagi di Whatsapp Sabtu (29/3/2025).

Bukan sekedar atap rumah yang bolong, sampai ke perabotan rumah banyak yang hancur, akibat kemarahan pelaku tersebut.

Baca Juga  DPRD Merangin Sahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Menjadi Perda

” Sampai pecah piring dalam rumah keno batu di lempar pihak pengembangan, bahkan anak-anak kami trauma mendengar suara atap macam orang perang,” tambahnya lagi.

Atas kejadian tersebut SN minta kepada Pemkab untuk bertangungjawab atas kejadian ini, karena awal permasalahan tersebut dari Pembongkaran bangunan.

” Kalau tidak ado pembongkaran kios itu, jelas kami tidak jadi korban di bwah ini, jadi kami sebagai masyarakat pingin kenyamanan menghuni rumah kami tanpa masalah,” ungkap nya. (Ote).

 

 

 

 

Share :

Baca Juga

Berita

BREAKINGNEWS..! Giliran Dinkes Merangin Disidak, Kadis dan Kabid Tidak Hadir.

Berita

Pimpinan DPRD Resmikan Keramba Jaring Apung dan Tebar Ikan di BUMDes Pulau Rengas

Berita

Lagi-lagi Tim Macan Polres Merangin Amankan Pelaku Narkoba di Pamenang

Berita

Siang Malam Ekskavator PETI Milik Loho di Pulau Rayo Seberang Usik Ketengan Warga

Berita

Dapur MBG Elviana Bermasalah, Fendi: “Sungguh-sungguh Tidak Layak, Harus Dievaluasi”

Berita

Mahasiswa Tantang Bupati Merangin Tolak Mobil Dinas, Gratiskan Lapak PKL

Berita

Ketua TP PKK Merangin Hj Indria Mayesti Hadiri Pernikahan Putri Kabag Kesra Merangin

Berita

Hari Pertama Masuk Kerja, 11 Orang Dokter Tidak Ikut Apel di RSD Kol Abundjani Bangko

You cannot copy content of this page