Dorong UMKM Naik Kelas, Bupati Anwar Sadat: Pasar Malam Adalah Laboratorium Ekonomi Kerakyatan Kawal Perencanaan Tahun 2027, Ketua DPRD Tanjab Barat Hadiri Musrenbang di Aula Camat Tungkal Ulu Sinergi Tanpa Batas, Ketua DPRD Hamdani Sambut Pimpinan Baru TNI-Polri di Tanjung Jabung Barat Awali Langkah dengan Berkah, KPKLBM Gelar Doa Selamat dan Santuni Puluhan Anak Yatim saat Peresmian Pasar Malam Dorong Ekonomi Kerakyatan, KPKLBM Launching ‘Pasar Malam UMKM Naik Kelas 2026’ di Tanjung Jabung Barat

Home / Tanjab Barat

Jumat, 6 November 2020 - 10:22 WIB

BPK Temukan Kerugian Negara Ratusan Juta Rupiah Pada Proyek Road Race

TANJABBAR-BULENONnews.com.

Pembangunan arena road race di Tanjung Jabung Barat bertujuan untuk menunjang sarana dan prasarana bagi masyarakat.

Apalagi, pembangunan ini untuk memberdayakan dan mengembangkan bakat bagi anak muda terlebih juga sebagai daya tarik bagi daerah dalam memasarkan ikon pariwisatanya.

Namun disayangkan, sepertinya pihak rekanan yang mengerjakan pembangunan proyek ini terkesan asal jadi, yang mana hasilnya tidak sesuai dengan kenyataan dilapangan.

Dimana proyek yang menelan anggaran 6 milyaran rupiah melalui anggaran APBD murni Tanjabbar tahun 2019 ini, dianggap sebagai pembangunan proyek yang gagal.

Baca Juga  Dandim 0419/Tanjab Tinjau Sejumlah Titik Sasaran TMMD Ke-113 TA 2022 di Muara Papalik

Menariknya, proyek arena road race ini juga menjadi salah satu temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) didinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Terkait hal itu Kepala dinas pekerjaan umum dan penataan ruang Kabupaten Tanjung Jabung Barat H. Andi Nuzul saat dikonfirmasi tak menampik jika pekerjaan Road Race yang dibangun rekanan ini sangat jelek dan tak sesuai dengan diharapkan.

” Pekerjaan arena road race ini sangat jelek dan tidak memuaskan, ” Akuinya.

Ia kembali mengakui jika proyek senilai 6 milyar ini telah menjadi temuan BPK, kata Andi memang saat pemeriksaan dari BPK pihak BPK sempat marah-marah di lokasi.

Baca Juga  Angka Perceraian Di Tanjabbarat Meningkat Dimasa Pandemi Covid-19

” Pemeriksaan dari BPK sempat marah-marah disitu, saya sempat minta maaf ke BPK karena saya bilang Kontraktornya payah,” Tegasnya.

” Pekerjaan tersebut tahun 2019, kalau pekerjaannya jelek macam gitu berarti Rekanan tidak bertanggung jawab,” Kesalnya.

Ia juga mengatakan bahwa pada saat pemeriksaan BPK beberapa waktu lalu, pada pekerjaan tersebut juga menemui banyak temuan yang harus dikembalikan rekanan.

” Iya temuannya banyak, ratusan juta,” Katanya.

Reporter : Amir.

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Gas Isi 3 Kg Di Tanjabbarat Sulit Di Dapati,Warga Yang Membutuhkan Terus Mengeluh

Tanjab Barat

Sukes,Terpilih Secara Aklamasi,Budi Setiawan Pimpin HIPMI Tanjabbarat 2020-2023

Tanjab Barat

Rangka Hari Bhakti Adhyaksa Ke-61 dan HUT IAD XXI,Kejari Tanjab Barat Lakukan Kegiatan Jaksa Masuk Kampung Nelayan

Tanjab Barat

Adi Asfandi Sh,Terkait Rehab Rumah Dinas Wabup,DPRD Diminta kroscek Item Anggaran

Tanjab Barat

Jamal Dermawan Sie,RPJMD Bupati Tanjabbarat Dinilai Tidak Konsisten Dengan Visi Misi

Tanjab Barat

Ini 15 Nama Peserta Finalis Lomba Mejahit Masker Merah Putih

Tanjab Barat

Sekda Tanjabbarat Sampaikan Nota dan PPAS Perubahan Rancangan KUPA APBD 2020

Tanjab Barat

Bangunan Pasar Rakyat Dana Miliaran Rupiah Tidak Kunjung di Fungsikan

You cannot copy content of this page