Bupati Anwar Sadat Safari Jum’at di Masjid Nurul Iman di Kecamatan Kuala Betara Kunjungi Desa Dualap, Bupati Anwar Sadat Dengarkan Aspirasi Masyarakat Bupati Anwar Sadat Hadiri Acara Kegiatan ARKAS Mantap!! Usai Pensiun Kepala Dinas Dukcapil Tanjab Barat Gabung Partai Politik Bupati Anwar Sadat Kembali Laksanakan Safari Subuh di Masjid Miftahul Jannah

Home / Tanjab Barat

Jumat, 6 November 2020 - 10:22 WIB

BPK Temukan Kerugian Negara Ratusan Juta Rupiah Pada Proyek Road Race

TANJABBAR-BULENONnews.com.

Pembangunan arena road race di Tanjung Jabung Barat bertujuan untuk menunjang sarana dan prasarana bagi masyarakat.

Apalagi, pembangunan ini untuk memberdayakan dan mengembangkan bakat bagi anak muda terlebih juga sebagai daya tarik bagi daerah dalam memasarkan ikon pariwisatanya.

Namun disayangkan, sepertinya pihak rekanan yang mengerjakan pembangunan proyek ini terkesan asal jadi, yang mana hasilnya tidak sesuai dengan kenyataan dilapangan.

Dimana proyek yang menelan anggaran 6 milyaran rupiah melalui anggaran APBD murni Tanjabbar tahun 2019 ini, dianggap sebagai pembangunan proyek yang gagal.

Baca Juga  Pengawasan Masuk Kota Kuala Tungkal Diperketat

Menariknya, proyek arena road race ini juga menjadi salah satu temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) didinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Terkait hal itu Kepala dinas pekerjaan umum dan penataan ruang Kabupaten Tanjung Jabung Barat H. Andi Nuzul saat dikonfirmasi tak menampik jika pekerjaan Road Race yang dibangun rekanan ini sangat jelek dan tak sesuai dengan diharapkan.

” Pekerjaan arena road race ini sangat jelek dan tidak memuaskan, ” Akuinya.

Ia kembali mengakui jika proyek senilai 6 milyar ini telah menjadi temuan BPK, kata Andi memang saat pemeriksaan dari BPK pihak BPK sempat marah-marah di lokasi.

Baca Juga  Terpapar Covid 19, Pelayanan IGD RSUD KH Daud Arif dan Puskesmas Pijoan Baru Tutup Sementara

” Pemeriksaan dari BPK sempat marah-marah disitu, saya sempat minta maaf ke BPK karena saya bilang Kontraktornya payah,” Tegasnya.

” Pekerjaan tersebut tahun 2019, kalau pekerjaannya jelek macam gitu berarti Rekanan tidak bertanggung jawab,” Kesalnya.

Ia juga mengatakan bahwa pada saat pemeriksaan BPK beberapa waktu lalu, pada pekerjaan tersebut juga menemui banyak temuan yang harus dikembalikan rekanan.

” Iya temuannya banyak, ratusan juta,” Katanya.

Reporter : Amir.

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Bupati dan Wabup Tanjab Barat Tinjau Jembatan Sugeng

Tanjab Barat

Pemkab Tanjab Barat Gelar Tes SKB Formasi CPNS 2019

Tanjab Barat

Ratusan Peserta CPNS Tanjab Barat Ikuti Pelatihan Dasar Prajabatan Secara Daring

Tanjab Barat

Intip..!! Ternyata Surat Rekomendasi PPP Mengarah Pada Pasangan??

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Kukuhkan 9 Anggota Paskibraka Tanjab Barat Tahun 2021

Tanjab Barat

Satu Cakades Desa Kemuning Tua Di Duga Gunakan Ijazah Paket Aspal, Kadis Dan Kabid Tidak Serius Terima Laporan Panwas

Tanjab Barat

Polres Tanjabbar Adakan Lomba Mejahit Masker Merah Putih di HUT RI Ke-75

Tanjab Barat

Disnaker Tanjabbar Belum Menerima Penambahan Karyawan Perusahaan