DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Pergantian Antar Waktu Jalin Silaturahmi dan Menambah Keakraban, Bupati Mancing Bersama OPD Meriahkan HUT RI Ke-77 dan Hari Jadi Tanjab Barat Ke – 57, Pemkab Gelar Lomba Panjat Pinang Selama Dua Hari Pemegang Paspor RI yang Hendak Bepergian ke Jerman dapat Mengajukan Pengesahan endorsement Tanda Tangan di Kantor Imigrasi DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kabupaten ke 57

Home / Tanjab Barat

Jumat, 6 November 2020 - 10:22 WIB

BPK Temukan Kerugian Negara Ratusan Juta Rupiah Pada Proyek Road Race

TANJABBAR-BULENONnews.com.

Pembangunan arena road race di Tanjung Jabung Barat bertujuan untuk menunjang sarana dan prasarana bagi masyarakat.

Apalagi, pembangunan ini untuk memberdayakan dan mengembangkan bakat bagi anak muda terlebih juga sebagai daya tarik bagi daerah dalam memasarkan ikon pariwisatanya.

Namun disayangkan, sepertinya pihak rekanan yang mengerjakan pembangunan proyek ini terkesan asal jadi, yang mana hasilnya tidak sesuai dengan kenyataan dilapangan.

Dimana proyek yang menelan anggaran 6 milyaran rupiah melalui anggaran APBD murni Tanjabbar tahun 2019 ini, dianggap sebagai pembangunan proyek yang gagal.

Baca Juga  Tingkatkan Keamanan Personil Gabungan Polres Tanjab Barat Periksa Penumpang Antar Pulau

Menariknya, proyek arena road race ini juga menjadi salah satu temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) didinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Terkait hal itu Kepala dinas pekerjaan umum dan penataan ruang Kabupaten Tanjung Jabung Barat H. Andi Nuzul saat dikonfirmasi tak menampik jika pekerjaan Road Race yang dibangun rekanan ini sangat jelek dan tak sesuai dengan diharapkan.

” Pekerjaan arena road race ini sangat jelek dan tidak memuaskan, ” Akuinya.

Ia kembali mengakui jika proyek senilai 6 milyar ini telah menjadi temuan BPK, kata Andi memang saat pemeriksaan dari BPK pihak BPK sempat marah-marah di lokasi.

Baca Juga  Bupati Tanjab Barat Terima Penghargaan Dari BPJS Pusat

” Pemeriksaan dari BPK sempat marah-marah disitu, saya sempat minta maaf ke BPK karena saya bilang Kontraktornya payah,” Tegasnya.

” Pekerjaan tersebut tahun 2019, kalau pekerjaannya jelek macam gitu berarti Rekanan tidak bertanggung jawab,” Kesalnya.

Ia juga mengatakan bahwa pada saat pemeriksaan BPK beberapa waktu lalu, pada pekerjaan tersebut juga menemui banyak temuan yang harus dikembalikan rekanan.

” Iya temuannya banyak, ratusan juta,” Katanya.

Reporter : Amir.

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Dandim 0419 Tanjab Berikan Bantuan Pada Masyarakat Pelosok Desa

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Resmikan Peratshop Bumdes Maju Jaya Kecamatan Tebing Tinggi

Tanjab Barat

SDN 005/V Kuala Tungkal Dibantu Nakes PKM II Vaksinasi 118 Siswa

Tanjab Barat

Terjaring Razia Yustisi, Puluhan Warga Kena Sanksi Fisik dan Denda

Tanjab Barat

Sukes,Terpilih Secara Aklamasi,Budi Setiawan Pimpin HIPMI Tanjabbarat 2020-2023

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat Masih Buru 3 Pelaku Tindak Pidana

Pemerintahan

Ratusan ASN Tanjab Barat Masuk Masa Pensiun

Tanjab Barat

Pemkab Tanjab Barat Akan Gelar Vaksin Bumil