Fraksi Gerindra Sorot Kinerja PDAM Tirta Pengabuan: Jangan Terus Berpola Tambal Sulam Kericuhan Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Pembahasan Hibah KONI Rp1 Miliar Diduga Jadi Pemicu Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Warnai Lempar Palu Sidang dan Banting Meja, Rapat Sempat Diskors Kasus Pengeroyokan Jurnalis di Tanjabbar: Kuasa Hukum Desak Dinas PMD dan Inspektorat Periksa Kades Teluk Ketapang Pemeriksaan Kades Teluk Ketapang dan 5 Saksi Berlanjut, Akankah Ada Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Wartawan?

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 5 September 2020 - 14:06 WIB

Dewan Soroti Bangunan Pasar Yang Tidak Difungsikan

TANJAB,BARAT-BULENONnews.com.  Beberapa bangunan pasar rakyat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, ditemukan tidak difungsikan walaupun telah dibangun dengan dana milyaran rupiah.

Bangunan Pasar rakyat yang sama sekali difungsikan tersebut berada di Kecamatan Tungkal Ilir, Kecamatan tebing Tinggi dan Kecamatan Bram Itam.

Menanggapi hal tersebut dewan DPRD Tanjabbar Suprayogi Syaiful menyoroti atas pembangunan tersebut.

Politisi Golkar ini menyebutkan bahwa seharusnya pembangunan pasar rakyat di Tanjabbar dimanfaatkan dengan baik, karena dalam pembangunannya sudah memakan biaya yang tidak sedikit.

Baca Juga  Meski Biaya Swadaya, Pria Warga Senyerang Raih Juara III lomba Kaligrafi Tingkat Asean

” Disitu sudah jelas fungsi pasar adalah untuk membangun perkuatan perekonomian, serta transaksi perputaran keuangan dimasyarakat sekitar. Sehingga ekonomi berjalan dengan baik,” Ungkapnya.

Ia pun dengan tegas meminta kepada dinas Dikoperindag dalam hal ini benar-benar harus bisa menjalankan kebijakan yang sudah diterima dengan baik.

” Seharusnya sebelum membangun ada konsepnya, dikaji terlebih dahulu apakah layak dibangun atau tidak bagi para penjual yang akan menempati.” Tegasnya.

Baca Juga  Bupati Ikuti Evaluasi SAKIP dan RB Kabupaten Tanjab Barat Tahun 2021 Oleh Evaluator MenPAN-RB

Ia menuturkan seperti saat ini pembangunan pasar rakyat oleh pemerintah yang ada parit I Kuala Tungkal, penempatan nya ditolak masyarakat (pedagang). Akibat hal tersebut pedagang kembali lagi kepasar lama yang berada dijalan nasional.

” Ini salah satu contoh kenapa tidak difungsikan. Seharusnya apabila ada permasalahan kita selasaikan bersama-sama, agar hal ini dapat teratasi.” Pungkasnya.

 

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Jadi Temuan BPK Sejak 2005, 148 Kasus di Tanjab Barat Tak Selesai Digarap Inspektorat

Tanjab Barat

Wabup Tanjabbar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan MTQ Ke-50 Tk Provinsi Jambi

Tanjab Barat

Buaya Muncul di Kolong Rumah Warga, Kapolsek Tungkal Ilir Pasang Baleho Himbauan

Tanjab Barat

Anggota DPRD Dapil Betara Terkesan Bungkam Saat Dikompirmasi Prihal Proyek Jalan Menuju Pemakaman Nasrani

Tanjab Barat

Ombudsman Sebut Tanjab Barat Masuk Predikat Tinggi Dalam Pelayanan Publik

Tanjab Barat

Kapolres Tanjabbarat Pantau Pelaksanaan Vaksin 1-2 dan 3 Di

Tanjab Barat

Tuntutan Masyarakat Belum Terpenuhi, Pihak Balai Minta Waktu Untuk Cari Solusi

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat Masih Buru 3 Pelaku Tindak Pidana

You cannot copy content of this page