ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi

Home / Meraingin

Rabu, 23 Maret 2022 - 11:21 WIB

DPRD Merangin Dampingi Petani Porang

Bulenonnews.com -Bangko. Meningkatnya antusias Petani Porang, bakal membuat panen raya tapi berpotensi harga anjlok. Dampingi petani porang, anggota DPRD Merangin tak khawatir ancaman itu.

Asy Syahrul, Ketua Asosiasi Petani Porang Merangin (APPM) berikan jawaban mengejutkan. Ia mengaku, petani porang memang sempat down, tapi kini lain cerita.

“Sudah ada yang menghasilkan. 2022 akhir ini, sudah ada yang panen perdana,” katanya Sabtu (5/3/2022).

Serius mendampingi petani, tampaknya membuat politisi Perindo ini menguasai liku-liku budidaya tanaman porang. Ia cukup gigih, dan optimis sekali akan potensi porang.

“Soal pangsa pasar. Semua komoditi yang lagi naik daun, ada yang bermain. Misalkan sawit harga melejit, tapi minyak goreng indonesia langka,” katanya memberikan gambaran.

“Petani porang siap tahan banting,” sambungnya.

Ia menduga, ada upaya monopoli dibalik framing anjloknya harga porang ke depan. Framing ini, agar petani tak ramai-ramai menanam porang, sehingga tak terjadi ledakan porang.

Baca Juga  Penundaan Pilkades, Sulut Warga Sei Tabir Gerudug DPRD Merangin

Sebaliknya, ketersediaan porang yang ada, akan membuat harganya stabil.

Bang Ul, panggilan Asy Syahrul menegaskan, potensi porang sudah terlihat dari berdirinya pabrik-pabrik dan penangkaran. Ia menyebutkan di Medan, Sumatera Utara dan Pekanbaru, Riau untuk pabrik.

Kemudian ada pabrik Chips porang di Nagari Saok Laweh, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

“Produk porang ini banyak sekali. Bisa jadi beras, tepung, kosmetik, lem, jeli, dan sebagainya,” terangnya.

“Dengan hal-hal itu, apalagi yang kita takutkan,” sambungnya.

Antusias ini, sambungnya, semakin tinggi dengan keberhasilan anggota DPRD di Palembang, Sumatera Selatan. Dalam waktu dekat, porang di lahan sekitar 10 hektar itu akan panen.

Baca Juga  Ribuan Warga Tumpah Ruah di Car Free Day Merangin, dari Senam Massal, Unjuk Gigi Atlet, hingga Ribuan Lowongan Kerja

Menariknya, ada Petani Porang di APPM yang berani jual mobil demi beli bibit porang. Uang hasil jual mobil itu, untuk membeli bibit porang.

“Ternyata mereka sudah belajar jauh-jauh hari. Atau belajar ke daerah yang sudah berhasil,” cerita Asy Syahrul.

APPM tampaknya serius mengembangkan budidaya porang di Merangin. Buktinya, Asy Syahrul menyampaikan jika mereka akan studi banding ke Madiun.

Tak main-main, mereka akan belajar langsung dengan Paidi, sosok penemu Porang yang terkenal hingga Jepang dan China.

“Yang pasti, kapasitas saya membantu petani untuk berkembang. Karena apa, petani ini membutuhkan pendampingan seperti ini,” tandasnya.

Sebelumnya, tingginya minat budidaya porang ini sempat mengkhawatirkan pemerintah melalui OPD terkait. Hal ini tak lain, kekhawatiran panen raya yang berpotensi harga anjlok.

(Ote).

Share :

Baca Juga

Meraingin

Pj Bupati  Segera Evaluasi Jabatan Administrator di Dikbud Yang Tidak Sesuai Ketentuan

Meraingin

Pemkab Merangin Gelar Acara Pengantar Tugas Kajari Dr RR Theresia Tri Widorini

Meraingin

Diduga 30 Alat Berat PETI di Sungai Pinang Kecamatan Sungai Manau Makin Menggila

Meraingin

Kabag Kesra Berharap MUI Bangko Bisa Bersinergi Bersama Pemkab Merangin

Bisnis

Yuk Kunjungi Bazar dan Pasar Malam Eko Young Entertainment Kota Bangko Jambi..!!

Meraingin

Sekda Buka Jambore Pramuka 2022 Di Bumi Perkemahan Pramuka Kwarcab Merangin

Meraingin

Pj Bupati Kumpulkan Kepala OPD Terkait Pemantapan Perayaan HUT Merangin Ke 74

Meraingin

Ketua DPRD Merangin Hadiri Acara Pengantar Tugas dan Sambut Kajari Merangin Yang Baru

You cannot copy content of this page