Sinergi Eksekutif-Legislatif Awali Pembahasan APBD 2027, DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna KUA-PPAS Breaking News…Diduga Perampokan Terjadi di BTN Selempang Merah, Pelaku Berhasil Bawa Kabur Perhiasan Emas PetroChina Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat: Kolaborasi untuk Ringankan Beban Warga Berkas Mantan Pejabat Pemasyarakatan Jambi Tersangka Kasus Ekstasi Masuk Kejati, Jaksa Mulai Teliti Kelengkapan Perkara Anwar Sadat Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola Keuangan, Sinergi dengan DPRD Jadi Kunci Pertahankan WTP

Home / Meraingin

Rabu, 23 Maret 2022 - 11:21 WIB

DPRD Merangin Dampingi Petani Porang

Bulenonnews.com -Bangko. Meningkatnya antusias Petani Porang, bakal membuat panen raya tapi berpotensi harga anjlok. Dampingi petani porang, anggota DPRD Merangin tak khawatir ancaman itu.

Asy Syahrul, Ketua Asosiasi Petani Porang Merangin (APPM) berikan jawaban mengejutkan. Ia mengaku, petani porang memang sempat down, tapi kini lain cerita.

“Sudah ada yang menghasilkan. 2022 akhir ini, sudah ada yang panen perdana,” katanya Sabtu (5/3/2022).

Serius mendampingi petani, tampaknya membuat politisi Perindo ini menguasai liku-liku budidaya tanaman porang. Ia cukup gigih, dan optimis sekali akan potensi porang.

“Soal pangsa pasar. Semua komoditi yang lagi naik daun, ada yang bermain. Misalkan sawit harga melejit, tapi minyak goreng indonesia langka,” katanya memberikan gambaran.

“Petani porang siap tahan banting,” sambungnya.

Ia menduga, ada upaya monopoli dibalik framing anjloknya harga porang ke depan. Framing ini, agar petani tak ramai-ramai menanam porang, sehingga tak terjadi ledakan porang.

Baca Juga  Abdaei Belum Serahkan Aset Dinas Kesehatan Merangin

Sebaliknya, ketersediaan porang yang ada, akan membuat harganya stabil.

Bang Ul, panggilan Asy Syahrul menegaskan, potensi porang sudah terlihat dari berdirinya pabrik-pabrik dan penangkaran. Ia menyebutkan di Medan, Sumatera Utara dan Pekanbaru, Riau untuk pabrik.

Kemudian ada pabrik Chips porang di Nagari Saok Laweh, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

“Produk porang ini banyak sekali. Bisa jadi beras, tepung, kosmetik, lem, jeli, dan sebagainya,” terangnya.

“Dengan hal-hal itu, apalagi yang kita takutkan,” sambungnya.

Antusias ini, sambungnya, semakin tinggi dengan keberhasilan anggota DPRD di Palembang, Sumatera Selatan. Dalam waktu dekat, porang di lahan sekitar 10 hektar itu akan panen.

Baca Juga  Wabup Merangin Apresiasi HUT Bhayangkara ke-77

Menariknya, ada Petani Porang di APPM yang berani jual mobil demi beli bibit porang. Uang hasil jual mobil itu, untuk membeli bibit porang.

“Ternyata mereka sudah belajar jauh-jauh hari. Atau belajar ke daerah yang sudah berhasil,” cerita Asy Syahrul.

APPM tampaknya serius mengembangkan budidaya porang di Merangin. Buktinya, Asy Syahrul menyampaikan jika mereka akan studi banding ke Madiun.

Tak main-main, mereka akan belajar langsung dengan Paidi, sosok penemu Porang yang terkenal hingga Jepang dan China.

“Yang pasti, kapasitas saya membantu petani untuk berkembang. Karena apa, petani ini membutuhkan pendampingan seperti ini,” tandasnya.

Sebelumnya, tingginya minat budidaya porang ini sempat mengkhawatirkan pemerintah melalui OPD terkait. Hal ini tak lain, kekhawatiran panen raya yang berpotensi harga anjlok.

(Ote).

Share :

Baca Juga

Meraingin

M.Yani Ketua DPD NasDem Merangin Hadiri Konfercab GP Ansor Ke V

Meraingin

BKMT Merangin Segera Gelar Rakornis

Meraingin

Kadis Kesehatan Merangin dan Direktur RSUD Absen Saat Musyawarah Forum OPD Bidang Kesehatan

Meraingin

Dua Warga Pembawa Emas Hasil PETI Ditangkap

Meraingin

Haru Biru Mengiringi Pelepasan AKBP Guntur Saputro

Meraingin

Lagi, Satres Narkoba Polres Merangin Ringkus Bandar Sabu

Meraingin

LPM Kelurahan Dusun Bangko Desak Lurah Hentikan Aktifitas PETI di Kelurahannya.

Meraingin

Akhirnya KPU Merangin Tandatangani NPHD Dana Pilkada 2024

You cannot copy content of this page