Pantau Arus Balik di Pelabuhan LLASDP, Bupati Tanjab Barat Tegaskan Keselamatan Penumpang Jadi Prioritas Pemkab Tanjab Barat Luncurkan Arus Balik Gratis Kuala Tungkal-Batam, Gunakan KN SAROTAMA P.112 Pemuda Selempang Merah Berjaya di Malam Takbiran, Bupati Anwar Sadat Serahkan Trofi Usai Salat Idulfitri Kejutan Megah! Kolaborasi Pemuda Selempang Merah Rajai Festival Arakan Takbiran 1447 H Lebaran Terancam ‘Kering’, Warga Desak Bupati Evaluasi Dirut PDAM Tirta Pengabuan

Home / Tanjab Barat

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:45 WIB

Lebaran Terancam ‘Kering’, Warga Desak Bupati Evaluasi Dirut PDAM Tirta Pengabuan

TANJABBARAT,BULENON NEWS.COM – Keluhan masyarakat terkait pelayanan PDAM Tirta Pengabuan kembali memuncak. Di tengah persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, warga Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) justru harus gigit jari lantaran pasokan air bersih terhenti total sejak malam takbiran.

Kondisi ini memicu gelombang kekecewaan dari warga yang merasa aktivitas ibadah dan persiapan hari raya mereka terganggu secara signifikan.

Jeritan Warga: “Gimana Mau Mandi Salat Id?”

Amir, warga Selempang Merah, Kelurahan Tungkal Ilir, mengungkapkan kegeramannya. Menurutnya, air yang mati seharian membuat persiapan dapur dan kebutuhan rumah tangga lainnya menjadi lumpuh.

“Air mati seharian, kami susah nian. Apalagi sekarang waktunya masak-masak untuk lebaran. Yang paling membingungkan, besok pagi kami mau berangkat Salat Id ke masjid, kalau air mati begini bagaimana mau mandi?” keluh Amirullah dengan nada kesal, Jumat (20/3/2026).

Senada dengan Amir, Yudi, warga Tungkal Ilir lainnya, menilai masalah ini merupakan kegagalan manajemen yang berulang. Ia bahkan secara terbuka meminta Bupati Tanjabbar, Anwar Sadat, untuk mengambil tindakan tegas.

“Bulan puasa kemarin sudah sering mati lama, sekarang di hari penting malah terulang lagi. Kami minta Pak Bupati pecat saja Dirut PDAM. Kalau tidak mampu bekerja, lebih baik diganti,” cetus Yudi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PDAM Tirta Pengabuan belum memberikan penjelasan resmi terkait penyebab teknis matinya aliran air di wilayah Tungkal Ilir dan sekitarnya.

Direktur PDAM Tirta Pengabuan, Ferry Elvianto, memilih bungkam saat dikonfirmasi. Upaya komunikasi yang dilakukan awak media melalui pesan singkat WhatsApp tidak mendapatkan respon, meski dalam status aktif.

Masyarakat menantikan transparansi dan solusi cepat dari penyedia layanan publik tersebut, mengingat air bersih merupakan kebutuhan primer, terlebih di tengah momentum perayaan besar keagamaan.

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Ahmad Jahfar Minta Paket Lelang Dibatalkan,Pencopotan Pejabat ULP Nabrak Aturan

Tanjab Barat

Tak Mau Dihotel, Bupati Merangin Memilih Nginap Dirumah Warga Kuala Tungkal Dampingi Kafilah

Tanjab Barat

Satu Lagi Warga Tungkal Ilir Terpapar Covid-19, Tim Gugus Tugas Jemput Menggunakan APD Lengkap

Tanjab Barat

Satgas TMMD Ke -113 Kodim 0419 Tanjab Bangun Bak Sampah Bersama Masyarakat

Tanjab Barat

Uji Swab 46 Petugas Medis RSUD KH. Daud Arif Negatif, Pelayanan IGD Dibuka Kembali

Tanjab Barat

Kapolres Tanjab Barat Apresiasi Peserta Lomba Pembuatan Masker Merah Putih

Tanjab Barat

Sekda,Penegakan Protokes Pilkada Tanjabbarat,Bawaslu Kolaborasi UU Dan Perda

Tanjab Barat

Sistym Pengelolaan BLUD RS KH Daud Arif Kualatungkal Diduga Semaraut,Suprayogi Minta Audit BPK

You cannot copy content of this page