Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi Bantuan Dari Karangtaruna Propinsi Jambi, Sejumlah Jurnalis Bergerak di Tengah Kabut Asap, 500 Masker dan Vitamin Dibagikan ke Warga Kuala Tungkal Atasi Dampak Kabut Asap Karhutla, DPC Demokrat Tanjab Barat Bagikan 2.000 Masker KN95 Gratis APBD 2027 Tanjabbar Mulai Dibahas, DPRD Tekankan Anggaran Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat Dukung PAD Jambi, Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani Hadiri Sinergitas Program Keringanan Pokok dan Denda PKB 2026 di Rumah Dinas Gubernur

Home / Tanjab Barat

Senin, 17 Agustus 2020 - 08:35 WIB

Penjualan Bendera Merah Putih Merosot, Pedagang Mengeluh

TANJAB BARAT – Bulenonnews.com. Dampak pandemi Covid-19, sejumlah pedagang bendera musiman yang biasanya menjamur di Kabupaten Tanjung Jabung Barat buat mengeluh, mereka harus gigit jari akibat sepinya pembeli dan turunnya Omzet penjualan.

Penjualan bendera merah putih menyambut HUT RI ke 75 ini menurun hingga 50 persen dibanding pada tahun sebelumnya.

Hal tersebut diakui salah seorang penjual bendera musiman Beni, ia menyebutkan bahwa menurunnya pembelian bendera pada tahun ini karena terpengaruh pandemi Covid 19.

” Pada HUT Kemerdekaan tahun sebelumnya, biasa sehari mampu menjual rata – rata 30 bendera, kini hanya 15 hingga 20 bendera.” Keluhnya.

Baca Juga  APBD-P 2020 Disahkan, Bupati Apresiasi DPRD Tanjab Barat

Ia menuturkan selain pembeli sepi karena dampak covid-19, permintaan pesanan bendera pun sepi sangat berbeda dari tahun lalu.

” Kalau tahun lalu permintaan bendera merah putih seminggu sebelum hari kemerdekaan meningkat drastis penjualan nya, akan tetapi tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya.” Ungkapnya.

” Biasanya sejak 1 Agustus penjualan bendera serta atribut bisanya mencapai ratusan lembar sehari dan permintaan didominasi oleh perkantoran. Namun kini masih sepi pembeli,” Bebernya.

Hal senada juga pedagang lainnya Pian, ia menyebutkan bahwa biasanya omsetnya penjualannya bisa mencapai Rp 500 ribu dalam sehari. Namun sekarang ini untuk mencari Omzet hanya Rp 100 ribu terasa sangat sulit.

Baca Juga  Jamal,Terkait Polemik Jalan Rigit Beton BTN Disinyalir Kurangnya Koordinasi

” Pembeli tiap hari ada, tapi sepi tidak seperti tahun lalu.” Katanya.

Kata Pian, dirinya bersama pedagang bendera lainnya tetap optimis menjajakan dagangan nya hingga menjelang Hut RI 17 agustus nanti, sambil berharap ramai akan pembeli.

” Kita menjual bendera beragam jenisnya bang, mulai bendera merah putih biasa, kemudian layur, umbul-umbul, bandir, dan segitiga. Serta ada jenis background merah putih, biasanya yang paling diminati pembeli kebanyakan umbul-umbul dan bendera biasa.” Pungkasnya.

Penulis/Editor: Amir/Ote

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Gelombang Tinggi, Nelayan Hentikan Aktifitas Melaut

Tanjab Barat

SMA n 1Tanjabbarat Siap Laksanakan Proses Belajar Mengajar Tatap Muka 2021

Tanjab Barat

Oknum ASN Pejabat Unit Layanan Pelelangan Di Periksa Penyidik Tipikor Polres Tanjabbrat

Tanjab Barat

Kekuatan Doa Sang Ulama dan Pemimpin, Satu Korban Berhasil Ditemukan

Tanjab Barat

Pemkab Tanjab Barat Luncurkan Arus Balik Gratis Kuala Tungkal-Batam, Gunakan KN SAROTAMA P.112

Tanjab Barat

Anwar Sadat Bersama Pengurus DPD PAN Tanjabbarat Bagikan Takjil

Tanjab Barat

Debat Kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat Dilaksanakan Malam Ini

Tanjab Barat

Pasal RTRW,Bupati H Anwar Sadat Diduga Alergi Dengan Awak Media,Ini Kata PWI

You cannot copy content of this page