Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat, Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak Wabup Katamso Buka ToT Model Bisnis Berbasis Mangrove, Dorong Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Wabup Katamso Jadi Narasumber Podcast Youth Center, Ajak Pemuda Tanjab Barat Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat Hadiri Penyampaian LHP LKPD 2025 di BPK Perwakilan Provinsi Jambi Delapan Tahun Berturut-turut Raih WTP, Tanjab Barat Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Home / Pemerintahan

Kamis, 17 Juli 2025 - 07:11 WIB

Wabup Katamso Audiensi dengan Menteri Kehutanan

TANJABBARAT,BULENONNEWS.COM – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, SE, ME, menghadiri audiensi bersama Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, Selasa (15/7).

Audiensi ini merupakan bagian dari pertemuan antara Gubernur Jambi dan para kepala daerah se-Provinsi Jambi dengan jajaran Kementerian Kehutanan guna membahas berbagai isu strategis di bidang kehutanan.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi Kementerian Kehutanan, antara lain Sekretaris Jenderal Kehutanan, Dirjen Penegakan Hukum Kehutanan, Dirjen Planologi Kehutanan, Dirjen Planologi Kehutanan, Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Dirjen Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan, serta Kepala Pusat Diklat SDM Kehutanan.

Dalam forum tersebut, Wakil Bupati Katamso secara khusus menyoroti permasalahan konflik antara manusia dan satwa liar, terutama gajah, yang kerap terjadi di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Ia mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, tercatat enam kasus konflik gajah terjadi di dua wilayah, yakni Kecamatan Batang Asam dan Kecamatan Renah Mendaluh.

Baca Juga  Seketaris Fraksi PDIP Hasmely Hasan Beri Penjelasan Soal Posko Pengaduan di DPDR

“Konflik antara manusia dan gajah bukanlah persoalan baru di Tanjung Jabung Barat. Namun jika dibiarkan tanpa penanganan yang serius, akan terus merugikan masyarakat dan mengancam kelestarian satwa. Kami berharap Kementerian Kehutanan dapat segera menyusun program strategis yang konkret untuk mengatasi hal ini,” ujar Wabup.

Selain isu konflik satwa, Wabup Katamso juga menyampaikan usulan terkait rehabilitasi hutan mangrove di wilayah Tanjung Jabung Barat. Menurutnya, kawasan mangrove yang ada saat ini tidak hanya berfungsi sebagai pelindung ekosistem pesisir, tetapi juga telah berkembang menjadi destinasi wisata lokal yang diminati, termasuk oleh wisatawan dari luar daerah.

Baca Juga  Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Bupati Tanjab Barat Mulai Terapkan Sistim Tiket Online di Pelabuhan Penyeberangan 

“Wisata mangrove memiliki potensi ekonomi yang besar bagi masyarakat, baik dari sektor pariwisata, perikanan, maupun pemanfaatan lainnya. Oleh karena itu, perlu dukungan dari pemerintah pusat untuk melakukan penanaman kembali dan perluasan ekosistem mangrove,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni menyambut baik masukan dan usulan yang disampaikan oleh para kepala daerah. Ia menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti berbagai persoalan yang terjadi di Provinsi Jambi.

“Saya senang bisa bertemu langsung dengan Gubernur dan para Bupati/Wali Kota se-Provinsi Jambi. Banyak isu penting yang dibahas, dan saya berjanji akan berjuang sekuat tenaga untuk membantu menyelesaikan persoalan yang ada di Jambi dengan cepat, cermat, dan hasil yang optimal,” ujar Menteri Kehutanan.

 

 

 

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati dan Wabup Tanjab Barat Ikuti Apel Kehormatan Renungan Suci di TMP YSP

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Gotong Royong Bersama Forkopimda dan Masyarakat 

Pemerintahan

Wabup Tinjau Persiapan Sarana MTQ di Masjid Syeh Utsman Kuala Tungkal

Pemerintahan

Belasan Ribu Keluarga di Tanjab Barat Terima Bantuan PKH

Pemerintahan

Wabup Hairan Tutup MTQ Ke-50 di Desa Suak Labu

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Beserta Isteri Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Jadi Inspektur Upacara Pada Peringatan Hari Pancasila

Pemerintahan

Haul Akbar di Betara, Bupati Anwar Sadat: Meneladani Keseimbangan Ulama di Era Digital

You cannot copy content of this page