Kakanim: Pengawasan WNA Adalah Kolaborasi Lintas Instansi dan Peran Proaktif Masyarakat
TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kuala Tungkal, Andriw Guntur Suryadarma Simanjuntak, dengan didampingi Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Ferry Limanto,Kepala Seksi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian Agung Adhi Satya,Kepala Seksi Teknologi Informasi dan komunikasi Keimigrasian Mursalim mengungkapkan strategi komprehensif instansinya dalam mengawasi keberadaan orang asing di wilayah kerja, khususnya di Tanjung Jabung Barat. Kamis (04/12/25).
Strategi ini tidak hanya mengandalkan operasi rutin, tetapi juga membangun sinergi antar lembaga dan mengaktifkan peran masyarakat.
Timpora Jadi Ujung Tombak Kolaborasi
Dalam konferensi pers yang dilaksanakan setelah kegiatan penindakan, Kakanim menjelaskan bahwa pengawasan terhadap WNA dilakukan melalui mekanisme kolaborasi yang terintegrasi.
“Kami barusan habis kegiatan Timpora—Operasi Gabungan, Tim Pengawasan Orang Asing. Ya, tingkat provinsi. Kami melakukan pengawasan bersama di wilayah Tanjung Jabung Barat,” jelas Kakanim Andriw Guntur S. Simanjuntak, merujuk pada operasi bersama yang melibatkan tim gabungan.
Menurutnya, pengawasan orang asing merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan berbagai instansi, bukan hanya Imigrasi.
“Pengawasan terhadap orang asing itu sebenarnya juga ada terhadap instansi lain. Mulai dari Kepolisian, kemudian Dinas Tenaga Kerja, bahkan Kementerian Agama juga,” tambahnya.
Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) dibentuk sebagai wadah kolaborasi ini, untuk memastikan pengawasan yang efektif terhadap seluruh WNA di Indonesia.
Libatkan Masyarakat Melalui Pembina Desa
Lebih lanjut, Kantor Imigrasi Kuala Tungkal telah memperkuat pengawasan hingga ke tingkat akar rumput melalui program baru.
“Sekarang sudah ada namanya Petugas Imigrasi Pembina Desa,” ungkap Kakanim.
Petugas Pembina Desa memiliki peran penting untuk memberikan edukasi literasi keimigrasian kepada masyarakat. Program ini bertujuan agar masyarakat menjadi mitra aktif Imigrasi.
“Dengan harapan masyarakat itu proaktif memberikan informasi terhadap keberadaan orang asing yang ada di lingkungan tempat tinggalnya,” tegasnya.
Kakanim juga membuka kesempatan bagi media dan masyarakat untuk ikut serta dalam kegiatan pengawasan keimigrasian di masa depan.
Penulis Editor Amir Ote








