KUA-PPAS APBD 2027 Belum Temui Titik Sepakat, DPRD Tanjab Barat Tunda Paripurna dan Minta Pembahasan Dilanjutkan Kebijakan Surat Harga Pasar Tanah Tuai Keberatan, Bapenda Tanjab Barat Tegaskan: Bukan Syarat Mutlak, Tidak Ada Paksaan Wujudkan Pendidikan Merata, Pemkab Tanjab Barat Siapkan Seragam Gratis di Awal Agustus untuk Peserta Didik Baru Kebijakan BPHTB Dilimpahkan ke Kecamatan, Aparatur Desa dan Kelurahan Tanjab Barat Tolak: “Bukan Kewenangan Kami, Berpotensi Membebani Masyarakat” Sinergi Eksekutif-Legislatif Awali Pembahasan APBD 2027, DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna KUA-PPAS

Home / Tanjab Barat

Kamis, 24 Juni 2021 - 18:56 WIB

Stok Kosong, Dinkes Ajukan 3000 Vaksin Untuk Tanjab Barat

Bulenon News.Com Tanjab Barat – Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat harus terhenti. Sebab, Wilayah Tanjab Barat saat ini kehabisan stok vaksin Covid-19.

Hal ini bertolak belakang dengan usaha dan upaya Satgas Covid-19 Tanjab Barat dalam percepatan vaksinasi kesejumlah sasaran penerima vaksinasi di masyarakat.

Diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjab Barat, Andi Pada bahwa untuk stok vaksin saat ini sudah kosong. Namun demikian dikatakan Andi Pada bahwa Kabupaten Tanjab Barat sudah mendapatkan alokasi untuk vaksin.

“Vaksin kita sudah habis, jadi memang sudah habis dan sudah kita ajukan sekitar 3 ribuan. Jadi sekarang nunggu vaksin datang. Jadi jumlah itu sudah di bagi dari Jakarta, dan kita sudah dapat surat dari Kementerian alokasi kita sebanyak itu,”ucapnya.

Baca Juga  KPK Cek Langsung 'Uang Rakyat' Dibelanjakan dengan Benar: "Kami Ahli Pencegahan Korupsi"

Disebutkannya bahwa pihaknya berupaya untuk menyelesaikan target vaksinasi terhadap lansia dan pelayan publik. Ini di harapkan dapat di lakukan dengan maksimal dengan ketersedian vaksin yang ada.

“Sampai dengan Juni kita berupaya menyelesaikan sasaran vaksinasi untuk lansia dan pelayanan publik. Kita upayakan dua ini selesai sampai Juni,” ujarnya.

Baca Juga  Posko 3 STAI An-Nadwah Berikan Karya Batik Tulis

Sementara itu disinggung soal apakah ada covid 19 varian baru. Andi Pada menyampaikan sampai dengan saat ini disebutkan belum ada indikasi adanya pasien dengan gejala Covid varian baru. Meskipun demikian, Andi tetap menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi prokes.

“Intinya adalah masker dan penerapan prokes di mana pun. Karena ini adalah satu upaya nyata yang bisa di lakukan setiap orang, namun ini sulit di lakukan orang. Makanya kita himbau untuk tetap patuhi prokes,”tukasnya.

Penulis/Editor: Amir/Ote

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Pimpinan DPRD Tanjabbarat Ahmad Jafar Dukung Pemkab Lakukan Mutasi

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat Lakukan Rapid Tes di Lingkup Polsek Betara

Tanjab Barat

Pencegahan Klaster Covid-19 Pada Pilkada Jadi Atensi Polres Tanjab Barat.

Tanjab Barat

Rapbd BerubahBupati Safrial Pilih Work Out Dari Sidang Paripurna Tanjabbarat

Tanjab Barat

Kapolres Antar Hewan Qurban Titipan Dari Hamba Allah Ke Desa Terisolir

Tanjab Barat

Gubernur Terpilih Al Haris di Minta Komunitas Peduli Nelayan Tradisional Tingkatkan Program Kesejahteraan Nelayan

Tanjab Barat

Merasa Pusing dan Beresiko Menjalankan Program Presiden Jokowi,Kades Bunga Tanjung Minta Dana Desa di Hapus

Tanjab Barat

RN salah Satu Pedagang Mengeluhkan Sistym Pengelola Pasar Malam Di Tanjabbarat

You cannot copy content of this page