TANJAB BARAT,BULENON NEWS.COM – Kabut asap pekat dilaporkan mulai menyelimuti wilayah Kuala Tungkal hingga ke Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat). Paparan asap berwarna putih tebal tersebut kini mulai mengganggu kenyamanan warga setempat lantaran memicu rasa pedih di mata serta sesak napas.
Berdasarkan pantauan platform pemantau kualitas udara IQAir pada situs resminya, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di wilayah Kuala Tungkal menembus angka 152. Angka tersebut menandakan bahwa kualitas udara di wilayah pesisir ini berada pada kategori Tidak Sehat dengan kecepatan angin terukur 17 km/jam.
Kondisi udara yang terus memburuk ini memicu kekhawatiran masyarakat akan dampak gangguan kesehatan, terutama ancaman penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Merespons kondisi darurat kualitas udara ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjab Barat, Sahala Simatupang, S.K.M., M.P.H., mengonfirmasi bahwa pihak Dinkes telah menerjunkan tim teknis ke lapangan untuk melakukan pemantauan dan pengukuran tingkat pencemaran secara mandiri.
“Siap, saat ini lagi diukur oleh anak buah di lapangan,” ujar Sahala Simatupang saat dikonfirmasi terkait langkah penanganan dan kepastian angka ISPU resmi daerah.
Masyarakat Kuala Tungkal dan sekitarnya diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, serta diwajibkan menggunakan masker pelindung diri saat harus beraktivitas di luar rumah guna menghindari paparan langsung kabut asap.








