Patahan Salah Satu Tiang WFC, Menimbulkan Kekhawatiran Penambang Pompong.

- Redaksi

Senin, 14 Maret 2022 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bulenon News.Com, Tanjab Barat – Tiang pondasi Jembatan Titian Orang Kayo Mustika Rajo Alam atau dikenal WFC yang patah akibat seringnya dihantam kapal, kini mengkhawatirkan bagi penambang ketek maupun pompong yang kerap melintas dibawah jembatan tersebut.

Disaat air laut surut, kondisi tiang pondasi yang patah itu tampak tergantung dibawah jalan, sementara patahan lain nya yang masih menancap ditanah dikhawatirkan tiang pasak bumi itu tertumbur ketek atau pompong yang kerap melintas.

Kekhawatiran itu diutarakan oleh, Mahdi, salah salah dari penambang ketek di kota Kuala Tungkal, ia mengatakan bahwa saat air mulai pasang patahan tiang yang masih berdiri kokoh itu kerap tertumbur pompongnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ngeri kite kalo lewat bawah ni kadang air pasang dak nampak tunggul itu, takutnya tertumburkan kalo tertumbur ni bise tenggelam pompong.” Ujarnya. Jumat, (11/03/22).

Dirinya juga menyebutkan, bahwa dilokasi patahnya tiang jembatan WFC itu, kerap dilalui speedboat jurusan wilayah Ulu dan tak jarang pula pompong nelayan melintasi bawah jembatan tersebut.

“Kalo pompong speedboat sering lewat bawah ini (red. Jembatan WFC) lebih cepat dibanding lewat ditengah agak lama, kalo sekarang ni kami lewat tengah lah biaklah lambat asal selamat.” Ucapnya.

“Kite minta secepatnye dibagusi sebelum jadi masalah nanti kan.” Harapnya.

Sementara itu, Sekda Tanjab Barat, Agus Sanusi menjelaskan, bahwa pekerjaan perbaikan jembatan objek wisata kebanggaan waga Kuala Tungkal itu di dateline pekan depan sebelum bulan ramadhan.

“Kemarin kita gelar rapat tetapi pihak pemilik kapal tidak hadir katanya ke kota Jambi, nah kita minta rapat selasa depan sudah rampung dan segera diperbaiki. Nah jika rapat ketiga ini mereka tidak hadir kita ambil langkah tegas nantinya.” Pungkasnya.

 

Penulis/ Editor:Amir/Otte

Berita Terkait

Kebijakan BPHTB Dilimpahkan ke Kecamatan, Aparatur Desa dan Kelurahan Tanjab Barat Tolak: “Bukan Kewenangan Kami, Berpotensi Membebani Masyarakat”
Kekuatan Doa Sang Ulama dan Pemimpin, Satu Korban Berhasil Ditemukan
Kontroversi Audit BPK: Dana Media Diperiksa Detail, Proyek Fisik Puluhan Miliar Apa Kabar?
Pemkab Tanjab Barat Luncurkan Arus Balik Gratis Kuala Tungkal-Batam, Gunakan KN SAROTAMA P.112
Lebaran Terancam ‘Kering’, Warga Desak Bupati Evaluasi Dirut PDAM Tirta Pengabuan
Rapat Evaluasi Pembangunan 2025 dan Percepatan Tahun 2026, Wabup Kecewa OPD Merangin Banyak Absen
Bikin Geger! KPK ‘Kepung’ Tanjabbar, Bukan OTT Tapi ‘Jurus Baru’ Pengawasan Proyek Strategis Daerah
Skandal GOR Badminton Teluk Nilau: Terancam Pidana Korupsi, Plt Kadis dan Kontraktor Hadapi Sanksi Berlapis!
Berita ini 149 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:10 WIB

Susuri Gelapnya Malam, Ahmad Hanif Gelar Reses di Desa Pantai Gading Bram Itam

Senin, 2 November 2026 - 19:37 WIB

Panitia Khusus I DPRD Tanjab Barat Rampungkan Pembahasan Ranperda, Siap Dibawa ke Pengambilan Keputusan

Senin, 2 November 2026 - 12:56 WIB

DPRD Bersama Pemkab Tanjabbar Sahkan Tiga Raperda dalam Rapat Paripurna Keempat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Ketua DPRD Hamdani Hadiri Rakerda dan Bimtek BPD se-Tanjab Barat, Dorong Penguatan Peran di Desa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Ketua DPRD Hamdani Hadiri Final Raja Machmud Cup II, Serahkan Hadiah Juara II

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:29 WIB

Ketua DPRD Hamdani Tutup Festival Hari Santri ke-81 di Ponpes Soleh Al-Mubarok

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan

Selasa, 15 September 2026 - 13:19 WIB

APBD 2027 Tanjabbar Mulai Dibahas, DPRD Tekankan Anggaran Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Berita Terbaru