Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Kepada Nelayan Bupati Bersama Gubernur Laksanakan Gerakan Panen Cabai Desa Lubuk Terentang Wabup Hairan Sambut Kunjungan dan Silaturahmi LP3KD Tanjab Barat Wabup Hairan Hadiri Pertemuan Aksi 7 Publikasi Data Stunting Tingkat Kabupaten Tanjab Barat Tahun 2022 Ditandai Pemukulan Gong, Secara Resmi Bupati Tanjab Barat Buka MTQ Ke-50 Tingkat Kabupaten

Home / Tanjab Barat

Rabu, 2 Desember 2020 - 13:28 WIB

Gelombang Tinggi, Nelayan Hentikan Aktifitas Melaut

TANJAB BARAT-BULENONnews.com.

Dalam tiga hari terakhir, hujan disertai angin kencang terjadi diperairan Kabupaten Tanjabbar wilayah laut timur sumatera.

Hal itu menyebabkan gelombang tinggi dan naiknya permukaan air laut. Bahkan di tengah laut timur sumatera tersebut, ketinggian gelombang kini sudah mencapai lebih dari dua meter.

Terkait hal tersebut, tim gabung tni polri dan basarnas memberikan peringatan kepada para nelayan dipantai timur sumatera, agar menghentikan sementara waktu aktifitas melaut mereka.

Mendindak lanjuti himbauan akan gelombang laut yang sudah mencapai lebih dari dua meter tersebut. Hingga hari ini ratusan nelayan satu persatu yang tengah berlayar ketengah lautan memilih memutar balik perahu dan kapal kapal mereka kembali menepi disekitar pesisir.

Baca Juga  Kapolres Tanjab Barat Berikan Trauma Healing Anak Almarhumah Arbaiyah.

Fadli salah satu nelayan tradisional Tanjabbar, menyebutkan bahwa memang saat ini gelombang di laut timur Sumatera sedang tinggi.

” Kondisi dilaut angin kencang, gelombang tinggi mencapai lebih dari dua meter.” Ujar Fadli.

Kata dia, akibat cuaca dilaut tidak bersahabat membuat para nelayan memutar balik perahunya.

” Kebanyakan para nelayan yang mengikuti himbauan tersebut, merupakan para nelayan tradisional. Yang kurang dilengkapi dengan peralatan keselamatan di kapal dan perahu mereka.” Ungkapnya.

Hal senada diungkapkan nelayan lainnya Misran, ia bersama nelayan lainnya terpaksa menunda untuk melaut, hal ini kata dia dampak dari Gelombang tinggi dan permukaan air laut akibat curah hujan yang terus meningkat.

Baca Juga  Proyek Pembangunan Bak Sampah Tinggal Pengecetan Oleh Tim Satgas TMMD

” Selain menyebabkan para nelayan tidak mendapatkan tangkapan ikan dan kita juga menghentikan aktifitas melaut, hal ini juga mengkibatkan terjadinya banjir rob di semua kawasan yang berada di garis pesisir timur sumatera, terutama di Kabupaten Tanjabbar.” Terangnya.

” Pada bulan november hingga desember, selain gelombang tinggi, juga terjadi banjir rob di wilayah pantai timur laut sumatra ini.” Tutupnya.(Amr).

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Patahan Salah Satu Tiang WFC, Menimbulkan Kekhawatiran Penambang Pompong.

Tanjab Barat

Polsek Tungkal Ilir Amankan Pelaku Pembobol Rumah di Bram Hitam

Tanjab Barat

Sekda Ikuti Apel Bersama Pemilukada Serentak 2020

Tanjab Barat

Bakomstra Partai Demokrat Berlangsung Sukses Seprovinsi Jambi

Tanjab Barat

Tak Mau di Hotel, Bupati Merangin Memilih Nginap Dirumah Warga Kuala Tungkal Dampingi Kafilah

Tanjab Barat

Kades Incumbent Harus Kantongi Surat Rekomendasi dari Inspektorat

Tanjab Barat

Buka Kegiatan Atensi LPPD, Ini Penyampaian Sekda Tanjab Barat

Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Desa Dualap