Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi Bantuan Dari Karangtaruna Propinsi Jambi, Sejumlah Jurnalis Bergerak di Tengah Kabut Asap, 500 Masker dan Vitamin Dibagikan ke Warga Kuala Tungkal Atasi Dampak Kabut Asap Karhutla, DPC Demokrat Tanjab Barat Bagikan 2.000 Masker KN95 Gratis APBD 2027 Tanjabbar Mulai Dibahas, DPRD Tekankan Anggaran Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat Dukung PAD Jambi, Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani Hadiri Sinergitas Program Keringanan Pokok dan Denda PKB 2026 di Rumah Dinas Gubernur

Home / Tanjab Barat

Rabu, 2 Desember 2020 - 13:28 WIB

Gelombang Tinggi, Nelayan Hentikan Aktifitas Melaut

TANJAB BARAT-BULENONnews.com.

Dalam tiga hari terakhir, hujan disertai angin kencang terjadi diperairan Kabupaten Tanjabbar wilayah laut timur sumatera.

Hal itu menyebabkan gelombang tinggi dan naiknya permukaan air laut. Bahkan di tengah laut timur sumatera tersebut, ketinggian gelombang kini sudah mencapai lebih dari dua meter.

Terkait hal tersebut, tim gabung tni polri dan basarnas memberikan peringatan kepada para nelayan dipantai timur sumatera, agar menghentikan sementara waktu aktifitas melaut mereka.

Mendindak lanjuti himbauan akan gelombang laut yang sudah mencapai lebih dari dua meter tersebut. Hingga hari ini ratusan nelayan satu persatu yang tengah berlayar ketengah lautan memilih memutar balik perahu dan kapal kapal mereka kembali menepi disekitar pesisir.

Baca Juga  Isu Pembelian Mobil Baru Bupati Tanjabbar Berkembang, Ketua Komisi II DPRD: Itu Hoax Tidak Benar !

Fadli salah satu nelayan tradisional Tanjabbar, menyebutkan bahwa memang saat ini gelombang di laut timur Sumatera sedang tinggi.

” Kondisi dilaut angin kencang, gelombang tinggi mencapai lebih dari dua meter.” Ujar Fadli.

Kata dia, akibat cuaca dilaut tidak bersahabat membuat para nelayan memutar balik perahunya.

” Kebanyakan para nelayan yang mengikuti himbauan tersebut, merupakan para nelayan tradisional. Yang kurang dilengkapi dengan peralatan keselamatan di kapal dan perahu mereka.” Ungkapnya.

Hal senada diungkapkan nelayan lainnya Misran, ia bersama nelayan lainnya terpaksa menunda untuk melaut, hal ini kata dia dampak dari Gelombang tinggi dan permukaan air laut akibat curah hujan yang terus meningkat.

Baca Juga  Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Spesifik Perempuan dan Anak

” Selain menyebabkan para nelayan tidak mendapatkan tangkapan ikan dan kita juga menghentikan aktifitas melaut, hal ini juga mengkibatkan terjadinya banjir rob di semua kawasan yang berada di garis pesisir timur sumatera, terutama di Kabupaten Tanjabbar.” Terangnya.

” Pada bulan november hingga desember, selain gelombang tinggi, juga terjadi banjir rob di wilayah pantai timur laut sumatra ini.” Tutupnya.(Amr).

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Kebersamaan Pengurus DPC PD Tanjabbarat Dengan Caleg DPR RI Nomor Urut 3

Tanjab Barat

Pemkab Tanjab Barat Tiadakan Rangkaian Kegiatan Memeriahkan HUT-RI Ke – 75

Tanjab Barat

Polsek Tungkal Ilir Amankan Pelaku Pembobol Rumah di Bram Hitam

Tanjab Barat

Debat Kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat Dilaksanakan Malam Ini

Tanjab Barat

Kapolres Gelar Kegiatan Ngopi Mael Last Edition

DPRD

Dewan Minta Pemkab Kaji Ulang Kontrak PetroChina

Tanjab Barat

Jalan Utama Rusak Parah, Pengendara Banyak Yang Celaka

Tanjab Barat

Lampui Batas Izin Tinggal, Imigrasi Kuala Tungkal Deportasi WNA Asal Malaysia

You cannot copy content of this page